Selamat Datang di Blog TP. PKK Kabupaten Gorontalo. | About Us | Contact | Register | Sign In

18 October, 2017

HADIRI SEMINAR NASIONAL REFLEKSI PENGELOLAAN HUBUNGAN KEUANGAN PUSAT DAN DAERAH



Bupati Nelson Berharap, dana transfer ke daerah dikembangkan terus,dana DAU lebih besar dari DAK

Limboto,- Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo ,hari ini rabu 18 oktober 2017 menghadiri seminar nasional refleksi pengelolaan hubungan keuangan pusat dan daerah.Seminar bertemakan”Refleksi dinamika desentralisasi fiskal dalam kerangka hubungan antara keuangan pemerintah pusat dan daerah.
Seminar ini Dalam rangka peringatan hari oeang tahun 2017 yang digelar kemeterian keuangan RI dengan tujuan mereviu pelaksanaan desentrelisasi fiskal dan menyinergikan pemikiran dari berbagai pemangku kepentingan guna memperbaiki desain kebijakan desentrelisasi fiskal kedepan.
Seminar  berlangsung di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan  RI ini dibuka Wakil Menteri Keuangan RI Mardiasmo.Sebanyak 542 kepala daerah hadir pada seminar tersebut, diantaranya Gubenur,Walikota/Bupati Se-Indonesia.

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo ditemui usai seminar menyampaikan,Kegiatan ini sangat penting.Sesuai penyampaikan dirjen keuangan bagaimana perkembangan keuangan daerah dan pemerintah pusat.

"Seminar ini bagus. kedepan kita terus mendorong dana otomomi daerah.dana otonomi itu berarti otonomi keuangan juga.",Katanya.

Ia,Nelson Berharap pertama keuangan harus diperbesar ke daerah.Contoh,negara cina itu berkembang pesat karena keuangan daerah diperkuat.

Kedua,daerah itu harus kuat.Maka tidak hanya uangnya diperkuat melalui dana transfer dari pusat,tapi juga diberikan pinjaman.

"Karena sebenarnya daerah juga bisa meminjam dana produktif dan itu sampai hari ini hampir seluruh daerah tidak ada bahkan kecil.”Tutur Bupati Nelson.

lebih lanjut ungkap Bupati Nelson, Hal Ketiga peningkatan PAD.Nah,apa yang selalu saya sampaikan di Kabupaten Gorontalo soal PAD ternyata dipusat menjadi problem nasional.demikian pula Pinjaman daerah ,tidak hanya tergantung pada dana APBD.

dilain pihak Nelson juga menegaskan,Problema saat ini termasuk juga dana desa.dana desa itu menjadi problema karena dana desa ini tahun depan sepertinya belum ditambah.

hal ini karena problema kapasitas sumber daya manusia kita.Sehingga di kabupaten Gorontalo kapasitas aparatur  desa terus kita dorong,dengan berbagai pengembangan pelaksanaan bimtek dan pelatihan peningkatan kapasitas bagi aparat desa.

disinggung terkait harapan implementasi kedaerah,mantan Rektor UMG ini menngungkapkan, pertama saya berharap kepada pemerintah pusat dana transfer ke daerah dikembangkan terus.bagaimana dana dana alokasi umum (DAU)  itu lebih besar dengan dana alokasi khusus (DAK).Kedua,kita harus terus berinovasi terutama,kaitannya pendanaan dari perbankan maupun pinjaman-pinjaman yang ada  dan hal ketiga pendapatan aali daerah (PAD) terus kita tingkatkan.(irfan/Humas)
Share this article now on :

Post a Comment

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))

Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum