Selamat Datang di Blog TP. PKK Kabupaten Gorontalo. | About Us | Contact | Register | Sign In

10 May, 2016

Fory terbaik Tiga Kategory dosen





Jakarta-, Ketua TP-PKK Kabupaten Gorontalo  Dr.Fory Armin Naway ,M.pd hadir sekaligus tampil sebagai Penyaji pada seminar Internasional  pengembangan multiliterasi yang berperspektif Gender di Era Mea
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pusat Studi Gender dan Perlindungan Anak (PSGPA UHAMKA) yang diketuai oleh Prof. Dr. Hj. Yoce Aliah Darma, M.Pd."Rabu (27/04),kampung rambutan,pasar rebo, jakarta Timur
Seminar yang dilaksanakan  selama dua hari mulai Rabu, 27 -28 April  dengan mengangkat tema “Pengembangan Multikultural yang Berprespektif Gender di Era Masyarakat Ekonomi ASEAN merupakan salah satu untuk mengakomodir pemikiran yang bersperspektif Gender, dengan 
menghadirkan Prof. Datuk Abdul Rashid Muhamed, Ph.D (Dekan PPIP-University Sains Malaysia & Ketua Asosiasi Dekan se-Asia Pasifik.kegiatan inipun  dibuka langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak(PP-PA) Prof.Dr.Yohana S.Jembise.Dip,MA
Dr.Fory Armin Naway , M.Pd.  selaku peserta sekaligus penyaji menyambut baik atas terselenggaranya acara yang cukup bergengsi ini.karena pada saat bersamaan pula Ketua TP-PKK Kabupaten Gorontalo Fory, menerima penghargaan dari Menteri Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak RI  prof.Dr.yohana S. Yohana Jembise.Dip,Aping,MA Sebagai terbaik Tiga  kategori  Dosen,Guru  Gender Award pada Kampanye Heforhe.
Gender Award sendiri adalah kegiatan pemberian penghargaan kepada dosen, guru, dan kepala sekolah yang telah memahami dan melaksanakan tugas fungsinya dengan menerapkan kesetaraan dan keadilan gender. Dengan kata lain, mereka sudah sangat memberikan akses, peran, kontrol dan manfaat untuk perempuan dan laki-laki secara adil dan setara menuju masyarakat Indonesia yang sensitive dan responsive gender. Adapun pemilihan nominator melalui dua model yaitu rekomendasi langsung dari dinas, sudin, pengawas, pimpinan universitas, fakultas dan prodi serta rekomendasi tidak langsung yaitu dari pakar, pemerhati, penggiat, praktisi pendidikan dan pusat studi gender. Dari model kedualah saya dinominasikan oleh kawan yang juga dosen dan praktisi pendidikan.

Share this article now on :

Post a Comment

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))

Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum