Selamat Datang di Blog TP. PKK Kabupaten Gorontalo. | About Us | Contact | Register | Sign In

17 August, 2015

RAHMI-DAVID IKUT UPACARA KEMERDEKAAN 17 AGUSTUS.











Pemerintah Kabupaten Gorontalo  adakan Upacara Bendera Peringatan Hari kemerdekaan  ke 70 Tahun 2015 dengan khidmat di lapangan sport center limboto.senin ( 17/8 )
Hadir dalam Upacara, Bupati Gorontalo David Bobihoe, Wakil Bupati Tonny Junus , Ketua DPRD Sahmid Hemu, Para Kepala SKPD, PNS, TNI, POLRI, Ketua TP-PKK, Rahmijati Jahya,Wakil Ketua TP-PKK Venny Anwar, Pejuang Veteran, Siswa-siswi SMP dan SMA.
Bupati Gorontalo David Bobihoe jadi irup.di temui usai pelaksanaan upacara Bupati David mengatakan untuk mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia diperlukan perjuangan panjang. NKRI tidak bisa berdiri menjadi negara yang berdeka berdaulat dan terhormat seperti sekarang ini, tanpa perjuangan para pejuang, pendiri bangsa dan pahlawan yang telah mengorbankan jiwa, raga, pikiran serta hartanya.
Dikatakan David  perjuangan untuk merebut kemerdekaan dan mendirikan NKRI, membutuhkan ikatan persatuan dan kesatuan yang kuat. Komitmen ini, melahirkan sikap kepahlawanan, kesetiakawanan sosial serta menguatkan memori kolektif bangsa saat itu, supaya berani bertindak nyata melawan penjajahan dan ketertindasan akibat kolonialisme dan imperialisme.
Sama halnya dengan apa yang disampaikan pula oleh ketua TP-PKK  di  temui usai pelaksanaan upacara 17 agustus ini menyatakan bahwa , sikap kepahlawanan merupakan sebuah perwujudan dan pengorbanan yang penuh militansi, sedangkan sikap kesetiakawanan sosial sebagai perwujudan dari kepekaan sosial atau batin."Kita harus memaknai sikap kepahlawanan dan kesetiakawanan sosial itu, bukan hanya sekedar ungkapan saja, tetapi harus dijadikan sebagai kekuatan moral yang dapat diterapkan disemua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara untuk Indonesia pada masa kini dan mendatang". Demikian rahmi mengingatkan.
Lanjut  Rahmi pula bahwa Pengertian dan makna 17 Agustus 2015 tentu saja bukanlah hanya sekedar upacara pengibaran bendera sang saka merah putih di tanah lapang yang dihadiri oleh beragam lapisan masyarakat yang banyak dengan diiringi berbagai perayaan yang hanya bersifat seremonial.
Olehnya kita berharap Tentunya di usianya yang semakin tua di angka 70, sebagai bangsa yang telah besar tentu saja bangsa Indonesia harus mampu memaknai 17 Agustus 2015 ini sebagai bentuk perenungan diri terhadap segala apa yang terjadi pada bangsa kita. Betapa bangsa kita sekarang ini tengah dirundung dengan masalah serius khususnya pada mentalitas rakyat kita. Bagaimana sekarang ini bentuk kekerasan dianggap sebagai salah satu hal peluapan emosi yang dianggap wajar dan pantas. Kasus korupsi yang merajalela hanyalah dianggap sebagai hal biasa dan menganggapnya hanya sebentuk pencurian lainnya. Sehingga memang pengertian dan makna 17 Agustus 2015 ini lebih kepada perubahan mentalitas dan karakter bangsa untuk menjadi bangsa yang lebih beradab dan berbudaya.Harap Rahmi.

Share this article now on :

Post a Comment

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))

Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum