Selamat Datang di Blog TP. PKK Kabupaten Gorontalo. | About Us | Contact | Register | Sign In

06 August, 2015

Manfaatkan Pasar Traditional Rahmi : Bangkitkan Perekoniman Masyarakat




Seluruh petani, nelayan, dan pedagang sayur-sayuran serta kebutuhan pokok lainnya di Kabupaten Gorontalo harus bisa memanfaatkan dengan baik pasar Traditional Limboto sebagai media untuk membangun perekonomian. Begitu pun seluruh komponen masyarakat khusus diwilayah ibu kota Kabupaten Gorontalo jika hendak mencari kebutuhan sehari-hari hendaknya mencarinya di Pasar Traditonal Limboto. Hal ini sebagaimana di kampanyekan Ketua TP-PKK Rahmijati Yahya dalam Talk Show, Poliyama, Kamis (6/7). Selain mengkampanyekan, Pasar Traditional, Talk Show tersebut dimanfaatkan Rahmi untuk menyerap aspirasi masyarakat Gorontalo selaku anggota DPD-RI. “Mari belanja di Pasar Tradisonal untuk kebutuhan sehari-hari. Untuk warga pusat ibu kota Kabupaten Gorontalo, mari berbelanja di Pasar Traditional Limboto,” imbau Rahmi.
Menurut Rahmi, Pasar Traditional merupakan gerakan pasar rakyat yang sejalan dengan program pemerintah untuk merevitalisasi dan membangun pasar di seluruh Indonesia.  “Tahun kemarin DPD-RI bekerja sama dengan kementrian perdagangan RI telah mencanangkan program ayo berbelanja di pasar rakyat,” katanya.
Pasar tradisional merupakan fasilitas bagi petani, nelayan, dan peternak dalam memasarkan produk dalam transaksi jual beli.
“Saya merasa terpanggil untuk mensosialisasikannya karena ini memang tanggung jawab saya. Masyarakat harus kita dorong untuk berbelanja di Pasar Tradisonal,” kata Rahmi.
Rahmi menjelaskan alasan untungnya berbelanja di Pasar Traditional. Diantaranya dapat meningkatatkan pemdapatan perekonomian masyarakat itu sendiri. Harapannya dengan hal itu dapat mengimbangii pasar Modern. Pasar tradisional dapat menjaga stabilitas harga dan menjaga suplay bahan pangan.
Disamping itu, Pasar tradisional menjadi salah satu jantung perekonomian masyarakat. Kedudukannya penting karena masih banyak masyarakat membutuhkan pasar tradisional dalam mencari pendapatan dan juga kebutuhan dalam transaksi jual beli.
Kepala Dinas, Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Dikoperindag) Kabupaten Gorontalo Cokro Katili berharap ada pembinaan bagi pedagang pasar tradisional. Pedagang harus dibekali kemampuan penyajian produk. "Seperti bagaimana cara membungkus yang menarik dan lain-lain,” ujarnya.
Disampaikannya, untuk dapat merefleksikan ekonomi kerakyatan, pemerintah harus mendasarkan pada rakyat. Salah satunya adalah pasar tradisional. Keberpihakan terhadap pasar tradisional dapat menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Cokro berharap  masyarakat selalu memperhatikan beberapa hal untuk di perhatikan yakni seperti keamanan label dan keutuhan dari barang yang di beli seperti label belum kadarluasa dan terhindar dari formalin.

Share this article now on :

Post a Comment

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))

Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum