Selamat Datang di Blog TP. PKK Kabupaten Gorontalo. | About Us | Contact | Register | Sign In

07 June, 2015

RAHMI AJAK KADER PKK SOSIALISASIKAN NILAI NILAI PANCASILA






Bertempat di aula Rumah Dinas Bupati Sabtu ( 07/15 ) Ketua TP-PKK Kabupaten Gorontalo Rahmiyati yahya  menggelar Rapat Rutin Dengan Kader PKK Kecamatan.Dalam Rapat Itu Di Maksudkan Selain Membicarakan Terkait 10 Program PKK Rahmiyati Juaga Menyinggung Dan Mengarahkan Bagaimana Kita Harus Kembali Ke   Pancasila Sebagai   pengamalan nilai-nilai pancasila bisa memperkuat rasa nasionalisme. Karena mengingat sekarang ini kita krisis moral.krisis ahlak.jadi dalam kesempatan itu sebagai ketua TP-PKK ia menghimbau kepada seluruh kader PKK dan dasa  wisma se kabupaten gorontalo untuk selalu mensosialisasikan pancasila dan undang –undang RI .
“ Hal ini disampaikan karena sekarang ini  nilai dan tingkah laku yang mengakibatkan berkurangnya rasa nasionalisme di tengah masyarakat akibat dari kurangnya pengamalan terhadap empat pilar kebangsaan, meliputi Pancasila, UUD negara Republik Indonesia tahun 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.pungkas rahmiyati
Menurutnya, rasa nasionalisme dirasakan semakin memudar, yang dapat dilihat dari kebiasaan masyarakat lebih menonjolkan kepentingan pribadi atau golongan, sikap fanatisme yang berlebihan, , tidak menghormati simbol-simbol negara budaya bahkan sekarang ini banyak anak anak yang tidak lagi mendengar nasihat para orang tua.oleh karena itu dalam kesempatan ini saya berharap sekali lagi kepada seluruh kader PKK agar senantiasa lebih banyak mensosialisasikan nilai nilai pancasila kepada masyarakat terutama bagi ibu –ibu PKK dan dasa wisma.kata rahmiyati.
Rahmi Juga Menambahkan  bahwa adapun solusi untuk memperkuat rasa nasionalisme masyarakat dan sekaligus menguatkan kedaulatan bangsa Indonesia.dan bagaimana kita kembali ke jalan pancasila demi memperbaiki moral ,etika dan memperbaiki ahlak maka  Menurutnya, ada beberapa pendekatan yang terus dilakukan dalam mensosialisasikan nilai dari keempat pilar kebangsaan yakni dengan pendekatan kultur (budaya), pendekatan edukatif (pendidikan), pendekatan keteladanan, pendekatan hukum dan pendekatan struktural.kilanya .


Share this article now on :

Post a Comment

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))

Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum