Selamat Datang di Blog TP. PKK Kabupaten Gorontalo. | About Us | Contact | Register | Sign In

05 August, 2014

SOLIDITAS PGRI, RAHMI GELAR KONSOLIDASI


Pengurus PGRI Kabupaten Gorontalo dibawah kepemimpinan Rahmiyati Jahja terus melakukan koodinasi antar organiasi dilingkungannya sehingga mengakhiri bulan Ramadhan dan idul fitri PGRI menggelar konsolidasi dan halal bihalal Pengurus PGRI Kabupaten, cabang dan ranting se-Kabupaten Gorontalo dengan tema perkokoh solidaritas perkuat kekeluargaan, persatukan silaturahmi, wujudkan amanah guru bertempat di aula Rumah dinas Bupati Gorontalo dihadiri oleh Bupati Selasa 05/08  
Dalam pertemuan tersebut Rahmiyati Jahja mengatakan bahwa terdapat tiga hal utama yang menjadi pokok bahasan yang pertama adalah iuaran PGRI, hal ini dibahas karena iuran khusus PGRI erat kaitannya dengan PB Pusat, PGRI Provinsi Gorontalo dan Kabupaten dimana sesuai data tercatat 4122 Guru yang ada di Kabupaten Gorontalo sementara yang membayar iuran sekitar 3500 Guru, sehingga perlu dilakukan pemutakhiran data guru yang valid. 
 “Permasalahan yang muncul adalah sekarang pembayaran gaji para guru melalui bank dan sulit bagi kami untuk berkoordinasi dengan kepala sekolah bendahara kepala sekolah, sehingga disepakati sebuah sitim kerjasama dengan bank, Sebenarnya jumlah iurannya kecil tapi jika akumulasinya jumlahnya besar dan digunakan untuk biaya operasional PGRI hari Kabupaten Gorontalo”Tukas Rahmi 
 Pembahasan kedua lanjut Rahmi adalah mengenai Klinik guru dimana menurutnya klinik PGRI yang kemarin sudah jalan akan dimaksimalkan dengan pelayanan pengobatan massal di di 19 Kecamatan se Kabupaten Gorontalo bekerjasama dengan dokter ahli dibindangnya
“Klinik Guru mulai tanggal 11 Agustus 2014 mendatang akan melakukan pengobatan massal secara mobile di 19 Kecamatan kerjasama dengan para dokter akhili diantaranya Dr. Tonny AR. Mohamad dengan menggunkan mobil operasional PGRI yang ada”Tukas Rahmi Dijelaskan selain masalah iuran, klinik guru pertemuan tersebut juga membahas mengenai organisasi sayap PGRI dimana organisasi kecil tersebut akan dimaksimalkan sesuai fungsinya, dan hal tersebut dilakukan dengan melakukan evaluasi terhadap keberhasilan dan permasalahan yang dihadapi oleh organisasi tersebut sehingga solidaritas dan soliditas semboyan PGRI bisa diwujudkan dengan aksnyata 
“Tiga hal pokok yang menjadi pembahsan dalam rapat konsolidasi ini menyangkut iuran khusus PGRI, Klinik PGRI dan tupoksi organisasi sayap PGRI,Bagaimana Solidaritas dari PGRI bisa terwujud jika tidak Solid, sehingga kita berkumpul bersama membahas mengenai bagaiamana masa depan dari PGRI”Tukas Rahmi 
Sementara itu Bupati Gorontalo David Bobihoe dalam sambutannya selaku Dewan Pembina PGRI mengatakan bahwa kebersamaan atau soliditas dari PGRI menjadi kunci sukses dari PGRI, sehingganya kedepan PGRI diharapkan mampu menggerakan semua lini organisasi sampai di tingkat bawah karena menurutnya keanggotaan PGRI merupakan keanggotaan wajib bagi seluruh guru. “Sekarang PGRI punya mobil operasional sendiri yang dibeli atas nazar dari Ketua PGRI, dan sebentar lagi akan memiliki gedung yang representatif sehingga hal tersebut harus diimbangi dengan kinerja organisasi, solidaritas dan soliditas jangan hanya jadi simbol tetapi harus menjadi roh organisasi”Tukas David
Share this article now on :

Post a Comment

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))

Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum