Selamat Datang di Blog TP. PKK Kabupaten Gorontalo. | About Us | Contact | Register | Sign In

22 July, 2014

SANTUNAN DUKA MOLOWAHU TAK PERNAH PUTUS

Ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo Rahmiyati Jahgja kembali menyerahkan santunan duka bagi dua anggota majelis taklim binaan PKK Kabupaten Gorontalo di Desa molowahu Kecamatan Tibawa. Pemberian santunan duka diserahkan secara langsung di rumah duka Alm. Hasan Husain dan almarhumah Fatmah Niko yang diteima oleh keluarga yang berduka. Selasa 22/07 Kemarin 
Wakil Ketua III PKK Dewi Usman mewakili Ketua PKK mengatakan bahwa Majelis Taklim Molowahu tersebut sudah menjadi binaan Ketua PKK Rahmiyati Jahja sejak tahun 2006 dengan programnya santunan duka tidak pernah putus dimana setiap anggota majelis yang meninggal dunia diberikan santunan sebesar 500 ribu rupiah 
“Meskipun sebagai ketua PKK, Anggota DPD RI, Ketua PGRI Kabupaten Gorontalo serta organisasi lainnya, Rahmiyati Jahja juga tercatat sebagai anggota beberapa rukun duka dan majelsi taklim dimana kontribusi pribadinya adalah memberikan dana duka sebesar 500 ribu/jiwa termasuk majelis taklim molowahu”Tukas Dewi 
Dewi menjelaskan bahwa majelis taklim molowahu tersebut awalnya adalah bentukan dari kelompok yasinan yang kemudian berkembang menjadi majelis taklim dasawisma gabungan dari dua majelis taklim yang saat ini telah bergerak dalam bidang sosial kondisinya saat itu yang cukup memprihatinkan sehingga Ketua PKK Rahmijati Jahja yang baru saja menjabat sebagai ketua PKK pada saat itu menyerahkan bantuan berupa sejumlah uang untuk menambah kas majelis taklim, satu paket sound system serta donasi paket duka dalam bentuk uang tunai yang berlaku hingga saat ini “Maksud kami turun langsung ke rumah duka untuk meninjau langsung faka dilapangan sehingga bantuan benar-benar tepat sasaran”tutup Dewi
Share this article now on :

Post a Comment

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))

Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum