Selamat Datang di Blog TP. PKK Kabupaten Gorontalo. | About Us | Contact | Register | Sign In

18 December, 2013

RAHMI LANTIK MUSLIMAT NU SE BOLIYOHUTO CS


Ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo Rahmiyati Jahja dalam kapasitasnya sebagai Penasihat Muslimat NU Kabupaten Gorontalo melatik pengurus Muslimat NU di 5 Kecamatan se-Boliyohuto yang meliputi Kecamatan Boliyohuto cs yang meliputi Kecamatan Mootilango, Boliyohuto, Tolangohula, Bilato dan Asparaga Cs, yang turut dihadiri oleh Pembina muslimat NU Sofyan Puhi dan Kakanwil Departemen Agama Provinsi Gorontalo bertempat di Aula Kantor camat Mootilango Rabu (18/12). 
Rahmi dalam sambutannya mengatakan bahwa.sebagai organisasi perempuan Muslimat NU merupakan wadah untuk menempa kaum perempuan agar mampu berkiprah dan memajukan pendidikan didaerahnya, menciptakan kedamaian dan bermanfaat dalam rangka memberantas kemiskinan dan kebodohan berperan aktif terhadap berbagai kepentingan umat, sehingga sebagai anggota dan pengurus Muslimat NU perlu mengembangkan diri. “Sebagai perempuan kita harus mampu mengembangkan diri, minimal ketika kita menghadiri suatu pertemuan usahakan kita duduk didepan, tidak perlu merasa minder, karena jika orang lain bias mengapa kita tidak bisa”Tukas Rahmi memberikan motivasi 
Rahmi dalam kesempatan tersebut pula kemabali mengingatkan bahwa sesama kaum wanita harus saling menghargai dan menghidari 3 T yang dirangkum dari bahasa daerah yaitu Tutuhiya yang bermakna saling menjatuhkan, Titiuwa atau saling sikat dan sikut serta Tututupa atau saling memfitnah, sehingga akan menimbukan perpecahan Selain itu pula Rahmi menguraikan tetang empat kekuatan Negara yang terdiri dari Parlement sebagai interpretasi dari politik Rakyat, Organization Non Government seperti LSM dan organisisasi social lainnya, media massa dan mahasiswa.
Share this article now on :

Post a Comment

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))

Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum