Selamat Datang di Blog TP. PKK Kabupaten Gorontalo. | About Us | Contact | Register | Sign In

23 November, 2013

RAHMI : DPD RI TANGGAPI MOBIL MURAH

Dewan Perwakilan Daerah menggelar sidang paripurna mendengarkan jawaban pemerintah terkait hak bertanya yang diajukan DPD RI perihal Kebijakan Moda Transportasi Kendaraan Bermotor Roda Empat Hemat Energi dan Harga Terjangkau atau Low Cost Green Car (LCGC). Tiga menteri yang diutus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meliputi Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Perhubungan EE Mangindaan, dan Menteri Perindustrian MS Hidayat. Hal tersebut di jelaskan Oleh Senator Asala Provinsi Gorontalo Rahmiyati Jahja. Sabtu 24/11 Kemarin  
Rahmi menjelaskan bahwa sebelumnya, DPD menggunakan hak bertanya kepada Presiden yang dilayangkan pada 30 Oktober 2013, Dimana DPD selaku representasi daerah ingin mengetahui maksud pemerintah untuk menciptakan mobil murah tersebut melalui 8 pertanyaan khusus diantaranya mengenai masalah kemacetan, subsidi BBM serta bisnis dibalik kebijakan tersebut yang menimbulkan polemik 
Dijelaskan jawaban pemerintah melalui menteri terungkap bahwa pemerintah menerapkan kebijakan kendaraan bermotor roda empat hemat energi dan harga terjangkau (KBH2) atau mobil murah mengikuti peta jalan industri nasional menuju ke arah kemandirian di sektor industri komponen otomotif nasional, sehingga makin besar peluang untuk mendukung industri perakitan mobil di dalam negeri untuk mengadapi persaingan global dunia. 
Alasan pemerintah melalui program mobil murah, , pemerintah juga memprioritaskan pengembangan angkutan pedesaan, baik kendaraan roda empat maupun roda dua, yang seluruhnya merupakan produksi putra bangsa Indonesia. 
Sidang paripurna tersebut dihadiri oleh 96 Anggota DPD RI dari jumlah total 132 anggota termasuk Provinsi Gorontalo diwakili Oleh Senator Rahmiyati Jahja dan Elnino M. Hussein Mohi “Ini pertama kalinya DPD menggunakan hak bertanya kepada presiden. Untuk diketahui, pemerintah menggulirkan kebijakan mobil murah dan ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC), Meski menimbulkan polemik, pemerintah bersikukuh kebijakan ini akan membawa dampak ekonomi yang positif di Indonesia”Tukas Rahmi
Share this article now on :

Post a Comment

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))

Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum