Selamat Datang di Blog TP. PKK Kabupaten Gorontalo. | About Us | Contact | Register | Sign In

26 August, 2013

RAHMI TERUS PERJUANGKAN NASIB TKI

Perjuangan nasib TKI di malaysia masih akan berbuntut panjang, pasalnya undang-undang Nomor 39 Tahun 2004 yang mengatur tentang penempatan dan perlindungan tenaga kerja Indonesia di luar negeri dimentahkan oleh pemerintah diraja Malaysia. Hal ini diungkapkan oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo dalam kapasitasnya sebagai Anggota DPD RI saat membahas tentang laporan kunjungan pengawasan TKI di Malaysia bertempat di ruang komite III DPD RI. Senin 26/08  
"Bahwa pelaksanaan UU nomor 39 tahun 2004 tentang penempatan dan perlindungan TKI di Malaysia tidak hanya terkendala oleh keberadaan dari TKI itu sendiri maupun KBRI tetapi juga terkendala oleh peraturan hukum di Malaysia yang bertentangan dengan undang-undang tersebut"Jelas Rahmi 
Sebelumnya Rahmi yang pernah melakukan kunjungan kerja ke Malaysia mengatakan data Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) menyebutkan bahwa pada juni 2012 terdapat sebanyak 7061 kasus menimpa TKI, "Kasus yang dialami oleh TKI berkaitan putusnya komunikasi, gaji tidak dibayar, klaim asuransi sulit, pemutusan hubungan kerja, kecelakaan kerja, dianiaya, sakit , pelecehan sexual, TKI gagal berangkat, dan banyak lagi"Tukas Rahmi 
Persoalan dalam daerah carut marutnya persoalan TKI diperparah pula dengan dualisme dari sisi kelembagaan antara BNP2TKI dan Kemenakertrans dalam penempatan TKI telah berakhir dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi nomor 14/MEN/X/2010 tentang PPTKILN, namun hal tersebut merupakan pekerjaan bagi bangsa ini kedepan"Dalam kunjungan keluar negeri banyak hal yang sudah di kaji meliputi Sejauh mana pemerintah mengupayakan hak-hak TKI di luar negeri yang bermasalah sesuai dengan perjanjian internasional dan UU No 6 tahun 2012 tentang Konvensi Internasional Mengenai Perlindungan Hak-Hak Seluruh Pekerja Migran dan Anggata Keluarganya serta permasalahan lain yang dirangkum dalam laporan"Tukas Rahmi
Share this article now on :

Post a Comment

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))

Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum