Selamat Datang di Blog TP. PKK Kabupaten Gorontalo. | About Us | Contact | Register | Sign In

17 June, 2012

RAHMI : ASPIRASI GORONTALO DIBAHAS DALAM RUU KEUANGAN

Aspirasi RUU Gorontalo dari Provinsi Gorontalo tentang pengelolaan keuangan daerah memperoleh respon dari forum harmonisasi pembulatan dan pemantapan konsepsi RUU Bersama komite IV dan panitia perancang undang undang tentang keuangan bertempat di Hotel Santika Slipi Jakarta. Minggu 17/06 Kemarin Senator Wanita Gorontalo Rahmiyati Jahja, S.Pd menguraikan aspirasi Gorontalo itu mengkritisi pasal 38 ayat 1, yang menyatakan bahwa dalam kondisi tertentu, presiden dapat meminta dukungan pembiayaan yang bersumber dari APBD dalam rangka menjamin terselenggaranya penyelenggaraan pemerintahan negara dan pelayanan publik singkatnya pemerintah daerah menyiapkan dana pendamping dana alokasi khusus (DAK). “Respon yang disampaikan bahwa bahwa seharusnya ketentuan itu perlu di sinkronkan dengan undang-undang perimbangan keuangan, justru seharusnya karena daerah menerima Dana Alokasi Umum(DAU), Dana Alokasi Khusus(DAK) dan sebagainya dari pusat, maka seharusnya dana tidak kembali lagi ke pusat”Jelas Rahmi Rahmi sebagai bagian dari Forum mengungkapkan harmonisasi pembulatan dan pemantapan konsepsi RUU tentang keuangan dengan judul keuangan negara tidak sinkron. Pasalnya substansi yang diatur tidak hanya keuangan negara tetapi juga keuangan daerah keuangan BUMN dan BUMD bahkan dari Badan-badan lain yang memperoleh fasilitas dari pemerintah dimana pengelolaan dan tanggung jawab diatur tersediri dalam peraturan perundang-undangan yang lain . Dengan demikian jelas Rahmi tidak tepat jika menyebut keuangan negara saja apabila berbicara keuangan meliputi APBN, APBD, BUMN serta BUMD karena sudut pengeloaan dan pertanggungjawaban keuangan negara berbeda dibandingkan dengan pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan daerah BUMN maupun BUMD “Ketidak jelasan ini berakibat fatal subyek keuangan mana yang akan diteliti BPK dalam kaitan pelaksanaan UU No. 15 Tahun 2004 tentang pemeriksaan pengelolaan dan tanggungjawab keuangan negara ‘Jelasnya .
Share this article now on :

Post a Comment

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))

Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum