Selamat Datang di Blog TP. PKK Kabupaten Gorontalo. | About Us | Contact | Register | Sign In

26 April, 2012

BAYI TANPA PERUT MENJALANI OPERASI

Datangkan Dokter Ahli dari Manado
Bayi yang lahir tanpa memiliki diding perut anak dari pasangan Fatma Napu dan Karim Adam warga Desa Payu Kecamatan Mootilango, menjalani operasi di rumah Sakit MM. Dunda Limboto Kamis 26/4 Operasi dilakukan dengan mendatangkan tim dokter ahli dari Rumah Sakit Kandow Manado dan dokter lokal lainnya dipimpin oleh dr. Ishak Lahunduitan, Sp.B, Sp.BA yang tiba sore hari kemarin dari Manado didampingi oleh Kepala rumah sakit MM Dunda dr. Nuryana Alinti, M.Kes, beranggotakan 5 dokter ahli lainnya meluputi dr. wiwin Jusuf, Sp.B, dr. Romdan Purwanto, Sp.An, dr. Lina Tayeb, dr. David dan dr. Jemmy Matoke Sekitar pukul 08:00 semalam operasi dilakukan yang turut disaksikan oleh orang tua dan pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo di Ruang Bedah RSU MM. Dunda Limboto guna memberikan dukungan baik moril dan materil kepada orang tua bayi untuk mengurangi beban yang ada karena keduanya berasal dari warga miskin yang menggunakan kartu jamkesmas. “Bayi ini sesuai penjelasan dokter bukan hanya sekali, dua atau lebih menjalani operasi karena secara medis menderita multiple konginal anomali atau menderita kelainan lebih dari satu jenis yang meliputi usus terburai, tidak memiliki anus dan saluran kencing”Jelas dr. Nuryana Sebelumnya bayi tersebut lahir dua hari sebelumnya ditangani oleh bidan setempat dan ketika ternyata cacat langsung dilarikan ke RSU Eks. Mall Limboto dan dilaporkan kepada ketua PKK Kabupaten Gorontalo Rahmiyati Jahja. Demi keselamatan Bayi Rahmi mememinta Bayi tersebut segera dirujuk ke Manado namun melalui mediasi kepala RSU MM Dunda ternyata Dokter bersedia untuk datang ke Gorontalo dan melakukan operasi di Gorontalo Kedua orang tua bayi yang juga menyaksikan proses operasi mengaku pasrah dengan kondisi anaknya dan menyerahkan sepenuhnya kepada dokter, pihak rumah sakit dan ketua TP. PKK Kabuapaten Gorontalo yang telah peduli dengan kondisi meraka”Semua kami serahkan kepada dokter, rumah sakit dan ibu Rahmi karena dengan kondisi kami tidak sanggup berbuat apa-apa’Tukas Karim orang tua bayi dengan nada pasrah
Share this article now on :

Post a Comment

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))

Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum