Selamat Datang di Blog TP. PKK Kabupaten Gorontalo. | About Us | Contact | Register | Sign In

02 October, 2011

RAHMI LEPAS JCH REKSONEGORO



Ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo Rahmiyati Jahja didaulat oleh komunitas masyarakat jawa tondano untuk melepas calon jemaah haji dari desa rekso negoro. sejumlah 5 orang dilepas dalam rangkaian acara penglepasan sekaligus doa bersama Calon jemaah haji desa reksonegoro yang bertempat di halaman kantor desa Reksonegoro yang dihadiri oleh komunitas warga jawa tondano disekitar kecamatan tibawa. Sabtu 30/09

Rahmiyati dalam penjelasannya mengatakan hajatan masyarakat jawa tondano ini sudah lama direncanakan nanti terealisasikan pada saat sekarang, setelah mengalami beberapa kali penundaan yang disesuaikan dengan jadwal didaerah ,” Seyogyanya Bupati Gorontalo yang membuka acara namun masyarakat jawa tondano meminta saya, sehingganya saya kami telah sepakat untuk berbagi tugas, bapak menuju wilayah marisa dan pohuwato saya tetap tinggal disini”Jelas Rahmi
Hal tersebut dibenarkan warga Yosonegoro bernama Puput menurutnya pemerintah daerah sangat memberikan perhatian terhadap masyarakat etnis Jawa Tondano sehingga Bupati sering menghadiri agenda di desa Reksonegoro sehingga saat ini dimintakan kesediaan dari Ketua PKK “Kalau pak Bupati sering menghadiri acara di Reksonegoro, sekarang kami minta ibu Rahmi yang buka acara”Tukas Puput
Sehubungan dengan Jamaah calon haji Rahmiyati dalam kapasitasnya sebagai anggota DPD RI menjelaskan jika sekarang untuk kedua kalinya ia memperoleh mandat sebagai delegasi pengawas haji indonesia yang akan berangkat pada tanggal 11 Oktober mendatang, sehingga akan turut mengawal pekasanaan haji tahun ini”yang menjadi perhatian utama dari pengwasan adalah masalah jarak pemondokan jemaah haji indonesia, transportasi dan kesehatan, sebagaimana yang telah disepakati bersama DPD dan kementrian Agama RI”Jelas Rahmi
Sementara itu Sekertaris Daerah Hadijah Tayeb hadir juga sebagai warga Jawa Tondano dalam sambutannya mengatakan Selama kurun waktu 6 tahun pemerintahan bupati Gorontalo David Bobihoe, tidak pernah melakukan diskriminasi terhadap suatu golongan atau etnis tertentu, hal ini dibuktikan dengan sederet nama warga jawatondano yang memegang jabatan penting dalam pemerintahan “Sebagai khalifah beliau tidak pernah membeda-bedakan suku, ras dan agama jika memang benar-benar mampu maka jabatan diberikan diberikan, di Kabupaten Gorontalo Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Satpol, Kepala Bagian Ortala juga termasuk saya sekertaris daerah semua adalah warga jawatondano”Jelas Hadijah dengan menggunakan bahasa jawa tondano
Share this article now on :

Post a Comment

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))

Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum