Selamat Datang di Blog TP. PKK Kabupaten Gorontalo. | About Us | Contact | Register | Sign In

18 July, 2011

RAHMI GELAR PELATIHAN ADAT



Sebagai bentuk keprihatinan kelestarian budaya leluluhur Rahmiyati Jahja dalam kapasitasnya selaku anggota DPD RI menggelar bimbingan adat bagi para remaja dalam bentuk pelatihan sekaligus lomba tata cara penerimaan tamu secara adat bagi remaja Kabupaten Gorontalo diikuti oleh 105 pelajar utusan sekolah di wilayah ibu kota Kabupaten Gorontalo bertempat di mesjid Baiturrahman Limboto. Senin 18/0

Para siswa dibimbing langsung oleh pemuka adat dan para pemerhati budaya Gorontalo seperti Bate Lo Limbutu AW. Lihu, Mansur Walangadi, Yamin Husain serta Nurmin Mertosono yang memberikan materi seklaigus praktek seperti tata cara busana adat, sajak, tatacara penerimaan tamu serta materi lainnya yang di sertai dengan prkatek
Rahmi dalam sambutannya saat membuka pelatihan mengatakan bahwa kegiatan ini sudah sekian lama direncanakan dan akhirnya terlaksana pada masa resesnya saat ini. Ide berawal ketika memperhatikan dari aktifitas para pemangku adat yang dalam kesehariaannya melaksanakan tugas seperti pada perayaan hari besar, menerima tamu secara adat, meski rutin dilakukan tapi diakui atau tidak pemahaman atas hal tersebut kurang , sehingga muncul sebuah kekhawatiran jangan sampai tradisi lelulur akan musnah sehingga harus adanya proses regenerasi. kalau bukan kita saat ini sebagai generasi daerah siapa lagi yang akan menjaga dan melestarikannya.”Sudah lama agenda ini saya rencanakan dan syukulah bisa direalisasikan pada perayaan momen nasional Hari Anak Nasional, Hari Lansia Nasional, HKG PKK juga pada masa reses saya”Jelas Rahmi
Selain pemahaman adat, Rahmi juga menekankan bahwa dalam pelatihan perlu pula pembekalan tentang sikap dan etika secara agama dan adat untuk membentuk kepribadian remaja yang santun dan beretika terutamasikap bagi orang tua dan tidak terpancing dengan pengaruh budaya asing yang . “Setelah pelatihan ini saya mengharapkan agar adik-adik perserta ada perubahan sikap dan menjadi cotoh ditengah masyarakat”Jelas Rahmi
Rahmi memilih mesjid sebagai tempat pelaksanaan dengan tujuan agar mesjid lebih banyak difungsikan dimakmurkan dengan kegiatan keagamaan, tidak hanya ramai pada waktu-waktu shalat, tetapi diperbanyak kegiatan keagamaan yang dilakukan didalam mesjid
Share this article now on :

Post a Comment

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))

Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum