Selamat Datang di Blog TP. PKK Kabupaten Gorontalo. | About Us | Contact | Register | Sign In

31 May, 2011

PKK SOSIALIASIKAN PROGRAM KELAMBUNISASI

Ketua Pokja IV Zesca Melia Uno mengatakan program kulambunisasi selain memberikan nilai manfaat kesehatan kepada masyarakat dengan program Kabupaten Gorontalo bebas Malaria, tetapi juga memiliki nilai ekonomis. Kelambu yang berjumlah 135.905 itu akan disalurkan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Gorontalo yang pencanangannya di pusatkan di Desa Huntu Kecamatan Batudaa oleh Bupati Gorontalo David Bobihoe pada PKK Mobile di Kecamatan Batudaa. Selasa 01/06.

Zesca mengatakan kelambunisasi sama fungsinya dengan pemanfaatan obat anti nyamuk namun yang membedakannya adalah dari segi biaya dimana dalam keseharian kita harus membeli anti nyamuk. Biaya tersebut akan lebih besar lagi ketika seseorang sakit malaria sehingga program kelambunisasi benar-benar memberikan solusi terbaik kepada masyarakat“Jika diakumulasi selama sebulan ternyata belaja untuk anti nyamuk saja bisa mencapai puluhan ribu yang semestinya bisa dialihakan untuk kebutuhan lainnya apalagi kalau sakit lebih besar biaya untuk berobat” Jelas Zesca
Fakta lain yang harus dihadapi pula adalah untuk menghilangkan pandangan masyarakat bahwa menggunakan kelambu itu sudah kuno, lebih ekstrim lagi kelambu digunakan oleh orang yang telah meninggal dunia, sehingga merupakan sebuah tantangan dari PKK dan Dinas kesehatan selaku mitra untuk mampu mensosialiasikan program kelambunisasi.
Sementara itu Sekertaris Dinas Kesehatan Syarifudin membenarkan hal tersebut dimana menurutnya dalam rangka mensosialisasikan program kelambunisasi anti malaria Dikes telah melakukan kerjasama dengan organiasi wanita seperti Aisyiyah, DWP, PKK serta organisasi wanita lainnya untuk mensosialiasikan kelambuniasi tersebut”Ada 135.905 kelambu berinsektisida akan disalurkan keseluruh masyarakat kabupaten Gorontalo, Kelambu ini mampu untuk menghindarkan masyarakat bukan saja untuk nyamuk malaria, tatapi seluruh jenis nyamuk yang dapat menularkan penyakit seperti demam berdarah. Vilariasis, cikumunya. Namun sebelumnya perlu sosialisai yang melibatkan dinas instansi, sekolah dan organisasi wanita”Jelas Syafrudin
Agenda lain yang dilakukan oleh PKK POKJA I Moldy Nawai menghadiri sunat dan batan massal yang diikuti oleh 97 warga miskin di desa Payunga, Pokja II dan Pokja III melakukan pemberian makanan tambahan bagi anak PAUD Jabal Nur Desa Barakati serta yasinan di mesjid Pilobuhuta
Share this article now on :

+ Komentar + 1 comment

Anonymous
June 17, 2011 at 8:18 PM

kelambunya sudah di bagi,,,tapi tolong di berikan penyuluhan lagi,,,
seperti yang kami dapatkan di lapangan,banyak penduduk yang tidak tau menggunakan kelambu yang benar.
masih banyak juga yang tidak menggunakannya....

Mahasiswa PBL kesmas UNG.

Terimakasih Anonymous atas Komentarnya di PKK SOSIALIASIKAN PROGRAM KELAMBUNISASI

Post a Comment

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))

Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum