Selamat Datang di Blog TP. PKK Kabupaten Gorontalo. | About Us | Contact | Register | Sign In

16 May, 2011

PKK DAN PAUD KOTA BENGKULU BERGURU DI KABUPATEN GORONTALO



Ada dua pengalaman besar yang saya dapatkan dari PKK Kabupaten Gorontalo yang pertama adalah sistim pengelolaan PAUD terbaik hingga menjadi unggulan nasional serta pengelolaan dana bantuan PKK serta trik-triknya. Pengakuan ini diungkapkan secara terbuka oleh Ketua PKK Kota Bengkulu Hj. Armelly Kanedi saat mengunjungi sekertariat PKK dalam rangkaian agenda studi komparatif
Walikota Bengkulu di Kabupaten Gorontalo Senin 16/05 Kemarin.


Armelly mengatakan kondisi Kabupaten Gorontalo secara sepintas nyaris sama dengan kota Bengkulu, namun Kabupaten Gorontalo memiliki keunggulan dari sistim administrasi pemerintahan dan keuangan yang nampak dengan prestasi yang telah berhasil diraih. Armely juga sebagi ketua Forum PAUD Kota Bengkulu meminta penejelasan secara teknis proses pengelolaan PAUD di Kabupaten Gorontalo, sebab menurutnya di Bengkulu juga memiliki PAUD tetapi tidak sampai meraih predikat terbaik nasional “Di Bengkulu juga kami punya PAUD tapi bagimana caranya bisa berprestasi “tanya Armelly
Anggota Pokja II PKK Kabupaten Gorontalo Hadijah Palowa juga dalam kapasitas selaku sekertaris Forum PAUD menjelaskan bahwa banyak faktor yang mendukung hal tersebut dimana Kabupaten Gorontalo saat ini bekerja sama dengan bank dunia, sejak tahun 2007 pemerintah berinisiatif menggaji honorer pendidik PAUD berdasarkan kinerja yang saat ini mencapai 596 dari Non PNS, mendirikan lembaga PAUD baik dari pemerintah yang diikuti oleh swadaya masyarakat, memprogram PAUD terintegrasi dalam program PKK DWP bahkan instasni pemerintah yang bersesuaian bahkan melalui Surat Keputusan Bupati membentuk bidang PNF PAUD tersendiri dalam struktur Dinas Pendidikan Nasional pertama di Indonesia. Prestasi itu pula didukung sepenuhnya oleh ketua PKK Rahmiyati Jahja yang juga sebagai Forum PAUD secara rutin turun lapangan memberikan sentuhan bagi anak dan pendidik PAUD”Prestasi PAUD di Kabupaten Gorontalo semua berawal dari perhatian besar pemerintah daerah yang beroleh apresiasi dari pemerintah pusat dan juga didukung oleh organisasi non pemerintah serta swadaya masyarakat termasuk PKK dan forum PAUD”Jelas Hadijah.
Sisitim pengelolaan dana bantuan PKK juga menjadi perhatian Armelly. Menurutnya misteri pengelolaan dana PKK terpecahkan di kota Bengkulu yang terkenal dengan bunga raflesia tersebut terdiri 9 Kecamatan dan 67 Kelurahan. Kelemahan yang sangat menonjol adalah pengelolaan dana bantuan PKK masih melekat pada anggaran belanja kelurahan, sehingga pemanfaatan dana tergantung pada keputusan lurah, sementara di Kabupaten Gorontalo dana bantuan ke PKK desa disalurkan melalui PKK Kabupaten sehingga pertanggungjawaban keuangan juga berada di PKK desa bukan pemerintah desa. Hal lain yang menurutnya patut dicontoh adalah sistim kehumasan PKK yang terintegrasi dengan pemerintah baik dari fasiltasi media serta tenaga IT yang diukur dari dokumentasi kegiatan berupa kliping koran harian lengkap setiap tahun serta media online”Setiba di Bengkulu saya akan melakukan uji coba, informasi selanjutnya nanti dikonfirmasi lagi, Saya sudah minta nomor sekertaris PKK juga, dan kalau ada kesempatan sekiranya PKK Kabupaten bisa jalan-jalan ke kota Bengkulu ’’tukas Armelly

Share this article now on :

Post a Comment

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))

Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum