Selamat Datang di Blog TP. PKK Kabupaten Gorontalo. | About Us | Contact | Register | Sign In

19 May, 2011

ATPUSI DAN PKK GELAR BIMTEK SCHOOL NET


Dalam rangka mengembangkan pemahaman perpustakaan berbasis Teknologi, PKK dan DWP Kabupaten Gorontalo kerjasama dengan Asosiasi Tenaga Perpustakaan (ATPUSI) menggelar Bimbingan teknik (Bimtek) yang diikuti oleh guru SD dan pengelola Taman bacaan Binaan PKK Kabupaten Gorontalo, bertempat di SDN 2 Isimu Selatan. Rabu 18/05


Ketua Adpusi Kabupaten Gorontalo Ruwaida Aliwu dalam penjelasannya mengatakan bahwa sebagai konsekuensi dari perkembangan dari ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut semua pihak mampu menguasainya tidak terkeculai bagi kaum ibu, IT sangat bermanfaat untuk mengakses informasi menjalankan usaha secara online walaupun berada dalam rumah.
Bagi para tenaga teknis pengelola Taman Bacaan diberikan materi khusus tentang sistim perpustakaan digital atau dikenal digital Library oleh pemateri dari Perpustakaan Daerah Kabupaten Gorontalo. pengelolahan data perpustakaan digital lebih efektif baik dari segi tenaga dan waktu melalui pemateri dari perpustakaan kabupaten hal tersebut akan di ulas tuntas hingga peserta mampu mengoprasikannya di TBM masing-masing walaupun diakui kita masih memiliki fasilitas terbatas”Jelas Ruwaida

Pesertanya juga melibatkan guru-guru SD tujuannya untuk memberikan pemahaman tentang teknologi informasi baik pendidik juga kepada anak SD. Program School Net program Jaringan internet sekolah juga merupakan bagian dari materi diberikan melalui para pendidik sebelum diterapkan kepada siswa sebab kwalitas anak didik tergantung pada kemampuan pendidik
Bintek sehari iru diawali dengan dengan lounching hot spot atau areal akses internet gratis SDN 2 Isimu yang disaksikan oleh pengurus PKK dan DWP Kabupaten Gorontalo .

Share this article now on :

Post a Comment

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))

Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum