Selamat Datang di Blog TP. PKK Kabupaten Gorontalo. | About Us | Contact | Register | Sign In

CHATTING


Try Relay: the free SMS and picture text app for iPhone.

Total Tayangan Laman

INFO PENGUNJUNG

Flag Counter

Daily Horoscopes

31 Mei, 2009

RAHMI : PKK JUGA BERMITRA DENGAN BARINDO



Barisan Indonesia Bersatu (Barindo) merupakan salah satu organisasi mitra PKK Kabupaten Gorontalo . Hal ini diungkapkan oleh Ketua TP.PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati Jahja saat mengikuti pelantikan pengurus Barindo untuk wilayah Pohuwato dan Boalemo beberapa pekan lalu.

Menurut Rahmi bahwa PKK selain bermitra dengan pemerintah daerah juga diberi keluasan untuk bermitra dengan organisasi kemasyarakan, organisasi sosial, LSM serta organisasi lainnya yang non partai politik. Rahmi mengatakan khusus bagio barindo sendiri adalah bukan organisasi partai politik, tetapi memiliki kunikan sendiri dimana keanggotaannya berasal dari seluruh elemen masyarakat baik dari tingkat bawah hingga terdapat juga partai politik yang berbeda bendera sehingga nampak keanekaragaman dan kebersamaan dalam satu barisan, termasuk dari anggota PKK turut andil didalamnya
Rahmijati mengatakan bahwa kemitraan PKK yang dimaksudkan adalah mendukung setiap gerakan organisasi yang memiliki tujuan untuk kesejahteraan masyarakat, apalagi yang menyentuh masyarakat paling bawah dimana dalam organisasi Barindo tersebut dalam keanggotannya diberikan jaminan berupa asuransi jiwa dengan prioritas kepada mereka yang rentan terhadap resiko pekerjaan yang semuanya merupakan profesi dari masyarakat bawah seperti tukang ojek dan tukang panjat kelapa, “tidak menurut kemungkinan bagi ibu-ibu dasawisma yang memiliki pekerjaan yang beresiko”Ungkap Rahmi
Disinggung mengenai kepengurusan Barindo Provinsi yang pimpin langsung oleh Bupati David Bobihoe, Ketua PKK Rahmijati menyatakan bahwa selain berstatus sebagai istri pendamping suami, pada dasarnya Barindo bukan organisasi politik, sehingga PKK juga bisa memberikan dukungan.”tujuan barindo adalah untuk menyatukan kembali seluruh element masyarakat yang terpecah baik dalam status sosial, organisasi kemasyarakatan serta partai politik untuk bersama-sama memperjuangkan hak-hak bersama”Tukas Rahmi

Read More »
Minggu, Mei 31, 2009 | 0 Komentar

GOW KABUPATEN GORONTALO RUBAH FORMASI



Formasi kepengurusan Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Gorontalo (GOW) kembali mengalami perubahan. Hal ini di sebabkan oleh pergantian pergantian kepemipinan pada organisasi Kartika Chandra Kirana cabang 56 Yonif 713 Koordinator cabang Rem 131 PD/VII Wirabuana Yayasan Kartika Jaya Wirabuana Koordinator 56 Yonif 713 Cabang Manado dari Ny. Deny R.I Masengi kepada Ny. Djony Djamaris, yang digelar dalam agenda serah terima jabatan yang turut dihadiri oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati Jahja, Ketua DWP. Persatuan Kabupaten Gorontalo Ermita Nadjamudin Laya, anggota GOW serta petinggi organisasi internal Persit bertempat di Aula Kompi Danyon 713 cabang Manado Kecamatan Telaga Biru. Sabtu 29/05

Dengan serah terima jabatan tersebut, maka secara otomatis keanggotaan GOW Kabupaten Gorontalo memiliki pengurus yang baru dari persit Ny. Djony Djamaris, dimana dalam Keanggotaan GOW tersebut meliputi seluruh organisasi wanita seperti PKK, PIAD, DWP, Adhiyaksa Dharma Karini, Bhayangkari, Dharmayukti Karini.
Ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati Jahja dalam penjelasannya mengatakan bahwa pergantian kepempinan dalam Gabungan organisasi wanita merupakan hal yang biasa dalam suatu organisasi, sehingganya kepada pengurus Lama Ny. Deni Masengi diberikan penghargaan berupa ucapan terima kasih atas pengabdiannya di GOW, apalagi menurut Rahmi mantan pengurus persit tersebut termasuk aktif dalam GOW bersama anggota lainya, sehingga kepada pengurus yang baru diharapkan untuk terus membina komuikasi dan kerjasama antar sesame anggota GOW sehingga organisasi tersebut akan lebih nampak perannya dimasa mendatang “kumunikasi dan kerjasama kunci sukses suatu organisasi”Tukas Rahmi

Read More »
Minggu, Mei 31, 2009 | 0 Komentar

29 Mei, 2009

TANGISAN WARGA SAMBUT, KUNJUNGAN RAHMI KE DASAWISMA



Tangisan haru warga miskin mewarnai kunjungan Ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati Jahja saat berkunjung dan memberikan bantuan bagi warga miskin di Dasawisma yang ada di dilingkungan IV Donggala Kelurahan Bulota. Kamis 28/05
Sambil membagikan sejumlah sembako dan sejumlah uang belanja beberapa Keluarga miskin yang ditemui dirumahnya tiba-tiba saja menangis. Sambil menyalami Ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati meraka mengatakan keharuannya atas kunjungan tersebut kegubuknya yang menurutnya hal tersebut tidaklah mungkin terjadi dan saat ini ada didepan matanya” saya menangis karena haru, tidak pernah saya bayangkan ibu bupati akan datang menemui kami warga miskin, digubuk reot seperti ini, ternyata ibu datang memberikan bantuan”ungkap seorang ibu dengan nada sesegukan.

Dari hasil identifikasi terungkap bahwa lokasi yang dihuni oleh 14 rumah bubuk dikaki gunung tersebut rata-rata berprofesi sebagai buruh bangunan, yang penghasilannya tergantung pada uang sewa harian jika ada pekerjaan.
Ketua PKK Rahmijati mengatakan bahwa memang demikianlah realitas kehidupan masyarakat miskin apalagi sebagai buruh bangunan jika diperhitungkan secara sederhana pendapatan sehari maksimal 30.000 dan itu pun kalu ada bangunan yang disewakan jika dibandingkan dengan jumlah kebutuhan keluarga sehari untuk tiga anggota keluarga (bapak ibu dan satu orang anak) pendapatan tersebut tidaklah cukup, pekerjaan, jadi merupakan suatu kepastian pastilah terdapat hari-hari untuk harus bersabar hingga tidak makan”Jelas Rahmi
Selain itu Rahmijati mengatakan bahwa sebenarnya tujuna dari kunjungannya tersebut adalah melihat secara langsung perilaku hidup sehat masyarakat seperti mengaturan jamban serta SPAL keluarga , tetapi hal tersebut terpaksa tidak dilanjutkan karena telah disambut dengan tangisan warga” Saya sebenarnya ingin melihapat sistim pengaturan Saluran Permbuangan Air Limbah, pembuangan sampah serta perilaku sehat lainnya, tetapi saya tidak bisa lakukan karena tangisan warga, terus terang saya tidak bisa melihat orang yang meneteskan air mata, apalagi warga miskin” Ungkap Rahmi




Read More »
Jumat, Mei 29, 2009 | 0 Komentar

27 Mei, 2009

Rahmi Angkat Anak Asuh dari Keluarga Broken Home



Selain sikembar fitri dan putri Ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati Jahja juga memiliki anak asuh kembar putra yaitu Septian Samsu Suratinoyo dan Septian Samsi Suratinoyo yang tinggal di Desa Mulyonegoro Kecamatan Pulubala yang kemarin kembali dikunjunginya sesaat setalah tiba dibandara Djalaludin Gorontalo dari Makassar. Rabu 2605.

Dari Penjelasan Ketua TP. PKK Rahmijati terungkap bahwa kedua putera kembar tersebut adalah anak warga miskin yang pada masa kampanye sebelumnya datang menemuinya dirumah pribadi mohon bantuan agar dibantu untuk biaya melanjutkan sekolah dibangku SMP, karena kedua orang tuanya tidak mampu untuk membiayai sekolah padahal keduanya merupakan anak yang berprestasi disekolahnya dan saat ini mereka hanya diasuh oleh neneknya.”Melihat semangat dari kedua anak itu untuk sekolah, maka meraka saya angkat sebagai anak asuh, dan menyanggupi seluruh biaya sekolah, apalagi mereka berdua adalah anak yang memiliki IQ yang baik disekolahnya”Jelas Rahmi
Dalam kunjungan kemarin Rahmijati langsung menemui kedua anak asuhnya itu yang kebetulan datang dirumah orang tuanya, dari informasi yang ada ternyata mereka adalah anak “broken home” dari pasangan berinisial (AR) dan (KS) yang telah lama berpisah, yang saat ini telah memiliki rumah tangga sendiri. Apalagi saat ini meraka telah memiliki dua adik tiri dan hal itu diakui oleh ibu kandunganya AR saat di temui oleh ketua PKK Rahmijati.
Dari penjelasannya guru kelasnya di SDN I Mulyonegoro Iran Hasan yang turut hadir dalam kunjungan tersebut mengatakan bahwa anak kembar tersebut memiliki IQ yang tinggi dimana untuk rata-rata setiap mata pelajaran mencapai angka 9 sehingga pada ujian terakhir SD tersebut meraka merasa yakin bahwa keduanya akan lulus dengan nilai yang memuaskan.
Dari kondisi rumah tangga yang ada, Rahmijati sejak jauh sebelumnya mengaku prihatin karena belum sempat mengunjungi kedua anak asuhnya tersebut, apalagi untuk pada saat-saat ujian akhir keduanya membutuhkan motivasi agar bisa berprestasi. Sehingga pada kesempatan tersebut Rahmijati menyerahkan sejumlah uang kepada kedua anak serta ibu kandungnya, selain itu pula Rahmijati berjanji akan memberikan hadiah khusus berupa sepasang sepeda karena keduanya telah mengatakan akan melanjutkan sekolah di tempat tinggal meraka yaitu SMP Pulubala.”Sudah lama saya selalu ingat mereka, sehingga saat ini saya lansung kuinjungi”Tukas Rahmi


Read More »
Rabu, Mei 27, 2009 | 0 Komentar

26 Mei, 2009

SAKIT, RAHMI BOYONG SI KEMBAR KE MAKASSAR


Tidak seperti biasanya dipagi hari ruang depan rumah dinas Bupati Gorontalo sering terdengar suara bayi dipangkuan Rahmijati yang tidak lain adalah ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo, kini nampak sunyi dan lengang. Dari berbagai sumber yang diperoleh yang enggan dikorankan nananya, ternyata kepergian dari Ketua PKK Rahmijati Jahja keluar daerah tersebut adalah untuk melakukan terapi kesehatan bagi sikembar Fitri Rahmijati Gusasi anak warga miskin yang di asuhnya sejak dilahirkan yang saat ini telah berusia lebih dari setahun.

Terungkap bahwa bayi tersebut memiliki penyakit bawaan sejak lahir, yaitu memiliki penyakit kelainan jantung, sehingga dari sejak bayi hingga saat ini tak lepas dari perhatian Rahmijati meski disibukan oleh aktifitas daerah. Saat ini bayi tersebut diboyong ke Makssar untuk berobat ke Makassar, dengan alasan untuk memperoleh terapi khsusus yang didukung oleh peralatan medis yang memadai. Namun menurut sumber tersebut tidak menyebutkan berapa lama terapi pengobatan tersebut.
Sementara sekertaris TP. PKK Kabupaten Gorontalo Fatmah Tuna saat dikonfirmasi kemarin membenarkan hal tersebut, dimana Ketua PKK Rahmijati berangkat ke Makassar untuk berobat bagi si kembar. Menurut Fatmah hal tersebut dilakukan sebagai wujud tanggung jawab sebagai ibu asuh dari dua kembar Fitri Rahmijati dan Putri Rahmijati, karena sejak bayi Rahmijati telah bersedia untuk menjadikan anak asuh bagi keduanya karena pertimbangan ekonomi keluarganya dan masa depat kedua bayi yang lahir melalui sesar tersebut. Ternyara melalaui diagnisis dari R.S M.M Dunda fitri Rahmijati sisulung ternyata menderita kelainan jantung maka secara naluriah hal tersebut menjadi tanggungjawab dari Ketua TP. PKK meskipun kedua anak tersebut bukanlah anak angkat tetapi anak”tulung jaga” dimana Rahmaijati hanya memiliki hak asuh tetapi mereka tetap milik dari kedua orang tuanya.”ini merupakan bukti tanggungjawab dari ketua PKK Rahmijati kepada anak asuhnya ”tukas Fatma



Read More »
Selasa, Mei 26, 2009 | 0 Komentar

GURU TK HARUS MILIKI KOMPETENSI


Guru TK harus memiliki empat kompetensi yang meliputi Pedagogik, sosial,Kepribadian dan Profesional, apalagi bagi pendidik PAUD Formal seperti TK. Perlu diketahui bahwa usia dini adalah masa emas yang merupakan penentu kehidupan masa mendatang ditangan mereka perkembangan generasi kehidupan bangsa dan bernegara. Oleh karena itu pembentukan karakter dan kehandalan sumber daya manusia ditentukan oleh bagaimana memberikan perlakuan yang tepat kepada mereka sedini mungkin.

Hal ini dijelaskan oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati Jahja selaku pembina Ikatan guru Taman kanak-kanak Indonesia (IGTKI) dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Ketua III PKK Kabupaten Gorontalo Farida Robihoe pada acara peringatan HUT IGTKI Ke 59 Tingkat Kabupaten Gorontalo yang dirangkaikan sekaligus dengan sosisalisai Kurikulum Satuan Pendidikan (KTSP)bagi Guru TK dihadiri lengkap oleh pengurus IGTKI Provinsi dan Kabupaten Gorontalo bertempat di Aula Kantor Camat Telaga Biru. Selasa 26/05
Dijelaskan bahwa usia dari kelahiran hingga 6 tahun merupakan usia kritis bagi perkembangan semua anak, stimulasi yang diberikan pada usia ini akan mempengaruhi laju pertumbuhan dan perkembangan anak serta sikap dan perilaku sepanjang rentang kehidupannya, sehingganya di usia 59 diharapkan IGTKI diharapkan agar lebih dapat berperan aktif mensukseskan pembangunan nasional khsusunya di bidang taman kanak-kanak dengan jalan memberikan pemikiran ditunjang oleh kerja keras dan turut bertanggungjawab dengan jalan mempertinggi kesadaran sikap, mutu dan kemampuan profesi guru dalam menjaga membela dan memelihara serta meningkatkan harkat dan martabat guru memperkokoh persatuan dan kesatuan ikatan guru taman kanak-kanak dengan bekerjasama dengan HIMPAUDI, Forum PAUD dalam kesatuan untuk mewujudkan pelaksanaan program yang menjadi garis kebijakan dari pemerintah Kabupaten Gorontalo yaitu menuju kabuapten Cerdas 2015.
Terungkap pula bahwa sebagai bentuk perhatian Pemerintah daerah saat ini terhadap dunia pendidikan telah diwujudkan dengan engalokasikan anggaran melampaui target pemerintah pusat yang hanya 20%. Selain itu pula sebagai reward bagi guru berprestasi dalam setiap tahunnya untuk menunaikan rukun Islam ke-5 naik haji termasuk didalmnya guru TK, selain dari pada itu kuota dari guru yang disertifikasi jauh lebih besar jika dibandingkan dengan kuota yang didapat oleh Kabupaten kota lainnya.
Sementara itu Kepala Bidang PNFI dan PAUD Gafra Sidik dalam penjelasannya mengatakan bahwa dikabupaten Gorntalo tidak terdapat perbedaan antara PAUD dan TK, sebab sesuai dengan kebijakan pemerintah daerah keduanya telah disatukan dalam satu bidang yaitu bidang PNFi dan PAUD yang memiliki pengawas PAUD tersendiri sehingga memperoleh porsi yang seimbang dari kebijakan pemerintah”kebijakan ini merupakan satu-satunya secara nasional belum ada didaerah lain” Ungkap Gafra


Read More »
Selasa, Mei 26, 2009 | 0 Komentar

25 Mei, 2009

RAHMI BERIKAN BANTUAN DARURAT TK INDRA III



RAHMI BERIKAN BANTUAN DARURAT TK INDRA III
Anak-anak binaan TK. Indra III Kelurahan Hunggaluwa akhirnya dapat bernafas lega. Pasalnya kondisi bangunan yang selama ini dikeluhkan memperoleh perhatian dari ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati Jahja. Menurut warga setempat usia bangunan yang tergolong tua menjadi faktor kekhawatiran dari pendidik dan orang tua anak dimana bangunan TK nampak rapuh dengan didinding beton yang mulai retak serta atap yang tidak lagi sempurna, sehingga dalam proses pembelajaran anak-anak hanya menggunakan sudut bangunan tertentu yang dianggap aman

Rahmijati yang juga dalam kapasitansnya selaku ketua Forum PAUD Kabupaten Gorontalo mengatakan bahwa sebelumnya Paud Formal tersebut pernah dikunjunginya (lihat berita TK INDRA 3 MINTA PERHATIAN PEMERINTAH)dan keluhan tersebut telah dilaporkannya kepada dinas yang bersangkutan dan telah memperoleh respon. Tetapi kondisi saat ini membutuhkan penanganan yang cepat, sebab telah membahyakan jiwa seseorang, apalagi meraka adalah anak-anak PAUD yang menjadi harapan generasi bangsa kedepan. “Sebenarnya sesuai informasi dari pihak Dinas Diknas Kabupaten Gorontalo TK Indra telah diprioritaskan untuk jatah alokasi dana pemerintah pada tahun anggaran 2010 mendatang, namun kondisi saat ini membutuhkan penanganan sesegera mungkin, dimana kondisi bangunan tidak layak lagi menunjang untuk proses pembelajaran apalagi telah mengancam jiwa anak didik sendiri” Tukas Rahmi
Menurut Rahmi bantuan yang diberikannya tidak seberapa jika dibanding dengan kondisi bangunan yang harus direnovasi, sehingganya dibutuhkan pula partisipasi orang tua dan masyarakat untuk keberlangsungan lembaga kedepan, sebab dalam syarat berdirinya suatu lembaga PAUD partisipasi dari orang tua dan masyarakat sebagai persyaratan utama.
Dari sekertaris PKK Kabupaten Gorontalo Fatma Tuna diperoleh informasi bahwa bantuan yang diserahkan tersebut berjumlah tiga juta rupiah, yang diambil dari uang pribadi, diluar dari anggran pemerintah daerah yang bakal di kuicurkan pada waktu yang akan datng dengan harapan untuk membiayai perbaikan yang dianggap mendesak

Read More »
Senin, Mei 25, 2009 | 0 Komentar

23 Mei, 2009

LOMBA SEWINDU LIMBOTO BARAT LIBATKAN PKK

Peringatan sewindu Kecamatan Limboto Barat, dimeriahkan dengan berbagai lomba yang bukan saja melibatkan Kepala desa, Ketua PKK desa, tatapi turut melibatkan ketua-ketua dasawisma, yang resepsi puncak kegitannya dihadiri oleh pemerintah daerah dalam hal ini sekertaris daerah Haris Nadjamudin, pemerintah kecamatan dan desa, serta TP. PKK Kabupaten hingga Dasawisma bertempat di Lapangan hijau Kelurahan Pone Kecamatan Limboto Barat. Sabtu 25/05

Ketua PKK Kecamatan Limboto Barat Meilan Syahrain Polapa dalam penjelasannya menguraikan bahwa lomba yang diikuti oleh Ketua PKK Desa meliputi lomba tarik tambang, sepak bola dangdut dan duet kepala desa dan ketua TP. PKK Desa, sementara untuk tingkat dasawisma digelar lomba cukup heboh yang Pidato dasawisma.
Meilan mengatakan bahwa kegiatan tersebut digelar dengan tujuan untuk memberikan gambaran bahwa TP. PKK bukan saja ahli dalam bidang adminstrasi, tetapi juga memiliki bakat baik dalam bidang kesenian dan olah raga, apalagi bagi ketua dasawisma melalui lomba pidato diharapkan dapat mengasah keterampilan berbicara sebagaimana fungsi dasawisama sendiri sebagai ujung tombak PKK.
Diakhir penjelasannya Meilan mengungkapkan bahwa program lomba kesenian dan olah raga tersebut digelar merupakan program TP. PKK Kabupaten Gororontalo yang dijabarkan dari tingkat ketua TP. PKK desa hingga dasawisma.”Kami Ketua PKK Kecamatan juga telah mengikuti lomba yang sama ditingkat Kabupaten, sekarang giliran ditingkat desa dan dasawisma”tukas Meilan


Read More »
Sabtu, Mei 23, 2009 | 0 Komentar

21 Mei, 2009

HANA RAHMI KADER PKK TERBAIK


Dengan diraihnya suara terbanyak dari dua Srikandi Hana Hasanah dan Rahmijati Jahja sebagai calon anggota parlemen negara pada pemilu sebelumnya, dipastikan keduanya akan bersanding kesenayan. Hal ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi TP. PKK. Pasalnya mereka merupakan kader jebolan PKK, dimana Hana Hasanah sebagai Ketua TP. PKK Provinsi Gorontalo, sementara Rahmijati Jahja sebagai Ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo, meski sebelumnya pada moment pemilihan lalu mengundurkan diri sementara untuk menghormati prosesi pemilu.

Menurut sekertaris PKK Kabupaten Gorontalo Fatma Tuna yang ditemui saat mendampingi wakil Ketua II PKK Kabupaten Gorontalo Ermita Nadjamudin Laya menghadiri kegiatan Dakwah Islamiyah dirumah dinas gubernur mengatakan bahwa meskipun keduanya telah terpilih sebagai anggota DPD dan berkantor di Jakarta mereka tetap sebagai kader PKK yang pernah berkiprah dalam organisasi wanita mitra pemerintah, dan juga jika seandainya tidak terdapat aturan lain yang mengaturnya maka posisi keduanya tetap sebagai Ketua PKK Provinsi dan Kabupaten selama mendampingi suami sebagai pemimpin wilayah. Rabu 20/05
Sementara itu Wakil Ketua II TP. PKK Kabupaten Gorontalo Ermita Nadjamudin Laya yang juga sebagai Ketua DWP Kabupaten Gorontalo ditemui pada kesempatan yang sama mengatakan bahwa apaun kondisi yang ada saat ini, yang pasti bahwa PKK telah berhasil memposisikan kadernya di parlemen negara.”ini menjadi nilai tambah bagi PKK di Provinsi Gorontalo, dengan harapan keduanya kedepan akan memikirkan tetang keberadaan TP. PKK sebagai lembaga yang dinaunginya”Tukas Ermita.


Read More »
Kamis, Mei 21, 2009 | 0 Komentar

RAHMI BANTU KORBAN BANJIR UPOMELA


Dengan banyaknya curah hujan saat ini akhirnya menyebabkan banjir dibeberapa kecamatan. Seperti halnya di Kecamatan Bongomeme. Sungai upomela meluap dan menghanyutkan beberapa rumah warga yang ada disepanjang sungai, serta menurut laporan warga banjir sempat menelan korban jiwa yaitu seorang anak yang berusi 7 tahun hanyut terbawa arus.

Setelah memperoleh informasi tersebut Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati Jahja memutuskan untuk segera melihat langsung kondisi dilapangan, sehingga langkah awal yang dilakukannya mengumpulkan seluruh persediaan bantuan makanan dan pakaian untuk diserahkan kepada para korban. Kunjungan dilakukan pada malam hari, sehingga setibanya dilokasi, Rahmijati mendapati para pengungsi sementara menginap dirumah warga setempat sehingga meski lampu yang saat itu kondisi padam, tetap ramai dengan hiruk pikuk warga yang menyambut kedatangan Ketua PKK Rahmijati, yang pada kesempaten itu pula turut dihadiri pula oleh Kepala Desa Upomela Abd. Polapa juga selaku Caleg DPRD Kabupaten terpilih.Selasa 19/05
Rahmijati dalam penjelasnnya dilokasi banjir mengatakan bahwa kunjungannya berawal dari informasi dari dinas instansi Pembina desa, bahwa bajir telah melanada beberapa kecamatan diataranya Kecamatan Batudaa, Limboto Barat, serta kondisi yang terparah adalah Upomela Kecamatan Bongomeme karena sudah menelan korban jiwa, sehingga PKK diarahkan untuk mengunjungi lokasi tersebut, sementara untuk wilayah lainnya diserahkan kepada pemerintah daerah.
Bantuan yang diserahkan tersebut selain berupa beras juga disertai dengan pakaian , sebab menurut Rahmijati kedua kebutuhan tersebut sangat dibutuhkan oleh warga. Selain itu dijelaskan pula bahwa meski bantuan hanya dalam jumlah seadanya, tetapi yang diperlukan adalah ketepatan waktu saat warga membutuhkan. “Warga banjir selain butuh makan juga butuh pakaian, sebab yang mereka hadapi adalah selain lapar juga mempertahankan diri dari suasana dingin yang mencekam”Tukas Rahmi



Read More »
Kamis, Mei 21, 2009 | 0 Komentar

19 Mei, 2009

RAHMI : DATA PKK SEGERA DIBENAHI


Setelah pendataan dasawisma yang dilakukan oleh TP. PKK Kabupaten Gorontalo usai, kini giliran dari TP. PKK Kabupaten, Kecamatan, Desa hingga dasawisma untuk melakukan pembenahan adminstrasi data. Ini diungkapkan oleh Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati Jahja dalam rapat koordinasi PKK Kabupaten Gorontalo beberapa pekan lalu.

Menurut Rahmi Jahja hasil pendataan yang digagas oleh TP. PKK Kabupaten tersebut merupakan data yang akurat, sebab pendataan dilakukan oleh dasawisma sebagai orang yang lebih mengetahui kondisi masyarakat disekitarnya, dan sangat dibutuhkan oleh semua pihak terutama pemerintah. “Data ini sangat dibutuhkan oleh siapa saja lebih khusus lagi pemerintah data tersebut setidaknya menjadi pembanding”Tukas Rahmi
Sehingganya menurut Rahmi pembenahan dilakukan sesegera mungkin, mengingat data yang ada saat ini disekertariat PKK masing-masing kecamatan dan desa masih mencantumkan data lama, sehingga hasil-hasil pendataan tersebut belum nampak. Selain itu pula diharapakan agar pembenahan dilakukan secara serentak, sehingga saling berkoodinasi, “Seandainya terdapat perbaikan agar segera memberikan laporan ketingkat kabupaten, agar terdapat kesesuaian data, baik ditingkat dasawisma hingga kabupaten” tukas Rahmi
Khusus untuk PKK Kabupaten Gorontalo ungkap Rahmi saat ini telah dibuat dalam bentuk rekapan dan telah diserahkan sebagai laporan kepada pemerintah daerah, sebagai hasil kerja PKK. Dengan bentuk rekapan tersebut dapat segera teridentifikasi dengan cepat kebutuhan masyarakat yang mendesak.
Diakhir penjelasannya Rahmijati mengatakan tiada yang istimewa yang dapat diwariskan kepada PKK Kabupaten Gorontalo kecuali apa yang telah dilakukannya untuk PKK selama ini termasuk didalamnnya pendataan dasawisma yang pertama kalinya dilakukan disepanjang sejarah kepengurusan PKK Kabupaten Gorontalo”Data ini merupakan warisan berharga bagi PKK kedepan”ungkap Rahmi



Read More »
Selasa, Mei 19, 2009 | 0 Komentar

18 Mei, 2009

RAHMI : POKJA IV SEBAIKNYA 'ORANG' KESEHATAN


Persoalan kesehatan di Kabupaten Gorontalo bukan saja memperoleh perhatian dari pemerintah, tetapi juga oleh PKK Kabupaten Gorontalo selaku mintra. Perhatian tersebut pukan saja melalui program identifikasi kasus dilapangan secara langsung oleh Ketua TP. PKK Rahmijati Jahja tetapi juga diatur dalam struktur kepengurusan PKK dimana untuk POKJA IV Bidang Kesehatan diintruksikan memang orang yang ahli dibidang kesehatan sehingga Direkrut tenaga ahli dari Dinas kesehatan Zescamelya Uno, SKM. M.Kes.

Menurut Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati Jahja hal tersebut dilakukan mengingat POKJA IV sebagai Pokja paling “Rawan”, dimana dalam setiap laporan masyarakat serta hasil kunjungan dilapangan, masalah kesehatan lebih banyak ditemui, lebih khusus masalah gizi buruk, dimana kasus yang satu ini harus segera memperoleh penanganan sesegera mungkin, mengingat korbannya adalah anak-anak yang diharapkan menjadi penerus generasi kedepan.
Beberapa masalah kesehatan lainnya yang menjadi tanggungjawab dari POKJA IV adalah membiasakan masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) agar terhindari dario berbagai penyakit.”Pokja IV pokja yang paling rawan, setiap saat mengurus masalah kesehatan, maka harus ada orang yang ahli dibidangnya” Ungkap Rahmi.
Rahmijati menambahkan pula bahwa, dalam program PKK di Pokja IV telah rintis program pemeriksaan kesehatan bagi anak PAUD secara rutin setiap hari Senin oleh petugas kesehatan di wilayah masing-masing. Hal ini juga merupakan bagian dari PHBS maka secara otomatis pula merupakan tanggungjwab dari POKJA IV, sehingga untuk kepengurusan di tingkat kecamatan dan desa juga diharapkan untuk melakukan hal yang sama dengan merekrut tenaga kesehatan untuk Pokja IV sehingga penanggulangan masalah kesehatan terintegrasi hingga kedasawisma”Semua dilakukan untuik memberikan pelayanan kesehtan secara maksimal kepada masyarakat”Tukasnya.


Read More »
Senin, Mei 18, 2009 | 0 Komentar

16 Mei, 2009

SUKSESKAN P2WKSS PLKB BANGUN MAHYANI


Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dibawah naungan dari Badan pemberdayaan perempuan dan KB Kabupaten Gorontalo turut melibatkan diri dalam program sosial khususnya pembangunan mahyani bagi warga miskin dalam bentuk bedah rumah. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelaksanaan program P2WKSS tahun 2009 Tingkat Kabupaten Gorontalo dengan sasaran program Desa otopade dan Molopatodu Kecamatan Bongomeme.Dari sekian jumlah rumah tidak layak huni yang terdata, khusus PLKB memperoleh jatah dua mahyani melalui proses undian bersama seluruh kepala bagian dilingkungan pemerintah daerah.

Untuk merealisasikan program tersebut pembangunan mahayani khusus PLKB telah dilakukan sejak sabtu 16/05 kemarin, dengan membangun rumah milik Usman Karim seorang warga miskin yang ada di Desa Otopade. Melalui Ibu Assiten II Ekonomi Pembangunan Ratu Hida Bobihoe yang juga selaku seorang anggota PLKB wilayah kecamatan Tabongo saat dikonfirmasi dilokasi pembangunan mahyani tersebut mengatakan bahwa proses pembangunan mahyani akan dikawal secara langsung dengan melibatkan tenaga swadaya dari PLKB sendiri bersama masyarakat setempat, sehingga diharapkan rumah tersebut segera dapat dimanfaatkan oleh pemiliknya, dengan tidak mngabaikan kontruksi bangunan.”Mahyani PLKB akan dibangun dengan konstruksi batako seluruhnya, dan jika memungkinkan akan dilengkapi dengan jamban keluarga sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya “ Jelas Ratu
Disinggung mengenai keikutsertaan PLKB dalam program tersebut Ratu juga menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan kesepakatan bersama dari 24 PLKB Kecamatan Se-Kabupaten Gorontalo dengan menghimpun dana mandiri guna membantu bagi masyakat miskin, juga sebagai bentuk dukungan PLKB terhadap program pemerintah dimana untuk Program P2WKSS tahun ini diharapkan agar lebih difokuskan terhadap program-program yang langsung menyentuh masyakat miskin seperti halnya bedah rumah penduduk miskin.”PLKB turut bangun mahyani, proses pembangunan akan dikawal sampai benar-benar selesai”Tukas Ratu


Read More »
Sabtu, Mei 16, 2009 | 0 Komentar

14 Mei, 2009

PKK TAMPIL DI SIARAN B4M NASIONAL


Program PKK Kabupaten Gorontalo khsusnya dalam bidang kesehatan memperoleh apresiasi positif dari pemerintah pusat. Hal ini terbukti dengan ditampilnya tayangan program Kesehatan Kabupaten Gorontalo “Desa sehat berbasis dasawisma” di salah satu station Televisi ternama yaitu Metro TV dalam rubrik siaran bincang-bincang bersama bu Menkes (B4M). Jumat 1505

Siaran yang berdurasi 30 menit tersebut dari pukul 09.00 sampai dengan 9:30 wita tersebut mengulas tentang program pemerintah Kabupaten Gorontalo PKK Kabupaten Gorontalo dibidang kesehatan yang melibatkan PKK sebagai mitra ditingkat lapangan baik dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi, dengan menampilkan nara sumber secara langusung masing-masing Ibu Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, Bupati Gorontalo serta Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati Jahja.
Dalam tayangan tersebut Rahmijati menguraikan bahwa PKK dalam program desa sehat berbasis dasawisma, dimana dasawisma yang notabene kader PKK ditingkat masyarakat paling bawah menjadi ujung tombak program kesehatan, sebab menurut Rahmi Dasawisma yang lebih tahu masyarakat yang disekelilingnya, sehingga jika terjadi kasus kesehatan sekecil apapun dapat langsung terkontrol dan ditindak lanjuti oleh pemerintah melalui lintas sector yang ada.
Dari segi organisasi PKK itu sendiri Rahmijati menguraikan bahwa program PKK melalui 10 program pokok PKK semuanya jelas. Dimana pada item ke tujuh terdapat bidang Kesehatan yang dalam struktur PKK merupakan tugas dan tanggungjawab dari Pokja IV yang menangani masalah kesehatan yang beranggotakan tenaga kesehatan diopersiapkan untuk siap turun lapangan setiap saat.
Salah satu contoh kasus kesehatan yang menjadi perhatian pemerintah daerah saat ini adalah masalah gizi buruk, dimana melalui laporan dasawisma hal tersebut ditindak lanuti oleh pemerintah dengan mendirikan pusat perawatan gizi buruk Teraphy Feeding Centre (TFC) satu-satunya berdiri secara nasional hanya di Desa Mongolato Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo
Dari uraian pemerintah daerah pula terungkap pula bahwa program kesehatan melalui desa sehat berbasis dasawisma dan pusat penanganan gizi buruk telah diakui secara nasional melalui prestasi yang diraih, dan sesuai data yang ada hingga saat ini tercacat 112 desa dari 168 desa se-Kabupaten Gorontalo yang telah ditetapkan sebagai desa sehat


Read More »
Kamis, Mei 14, 2009 | 0 Komentar

12 Mei, 2009

RAHMI : ANDA DASAWISMA BERAPA!


Anda Dasawisma berapa?. Pertanyaan ini sepintas nampak sangat mudah, tetapi sangat sulit bagi kita untuk menjawabnya. Pasalnya jawabannya bukan sebuah penjelasan, tetapi merupakan jawaban real dalam bentuk data. Ini merupakan satu taktik yang dilakukan oleh ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati Jahja untuk mengetahui sejauhmana pemahaman masyarakat akan keberadaan PKK diwilayahnya setiap saat memberikan sambutan...

ataupun materi tetang PKK Bahkan ketika menghadiri pertemuan diluar wilayah kabuppaten Gorontalo meraka yang ada diwilayah Kabupaten/kota lainnya tak luput dari pertanyaan yang sama, sehingga sering kelabakan karena tak mampu menjawab apa-apa.
Rahmijati dalam penjelasannya mengatakan bahwa pertanyaan tersebut sengaja dilontarkan, bukan untuk menguji, tetapi lebih dimaksudkan untuk menyatukan konsep bahwa organisasi PKK harus ada ditengah masyarakat, karena dasawisma merupakan kekuatan paling besar dalam PKK sebagai orang yang lebih tahu tentang kondisi masyarakat yang ada di akar rumput. Sehingga jika dasawisma dilibatkan secara totalitas maka fungsi kemitraan PKK dengan pemerintah daerah akan sangat terasa, karena data yang actual ada pada dasawisma yang menjadi panduan kebijakan pemerintah supaya tepat sasaran. Alasan lain yang dijelaskan oleh Ketua PKK Rahmijati adalah seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia semuanya pasti ada PKK sebab salah organisasi wanita tersebut kepengurusannya berlaku secara terintegrasi, dari pemerintah pusat yang dipimpin oleh ibu mendagri, kemudian ditingkat provinsi oleh ibu gubernur, tingkat Kabupaten Ibu bupati, Kecamatan oleh Ibu camat hingga ketingkat dasawisma dengan pedoman utama 10 program PKK yang mencakup seluruh sendi kehidupan masyarakat dijabarkan dalam empat Pokja yang memiliki tanggungjawab masing-masing. “Jadi menurut Rahmi sangat tidak rasional jika mengatakan bahwa disuatu wilayah tidak terdapat PKK, tetapi cara kerjanya yang berbeda” Ungkap Rahmi
Disinggung mengenai keberadaaanya sebagai Anggota PKK Rahmijati mengaku bahwa saat ini masuk sebagai anggota di dua kelompok dasawisma, yaitu Dasawisma Nusa Indah 08 untuk lokasi rumah Diknas dengan Ketua dasawisma Roslina Pou, sementara untuk rumah pribadi masuk sebagai anggota dasawisma Nusa Indah 18 Kelurahan Kayubulan dengan ketua dasawisma Meilan Suge “Kalau masa pemilihan saya anggota dasawisma 18, sekarang anggota dasawisma 08 di rumah diknas”Ungkap Rahmi bercanda



Read More »
Selasa, Mei 12, 2009 | 0 Komentar

11 Mei, 2009

RAHMIJATI KUNJUNGI WARGA MISKIN



BOYONG CUCU DAN ANAK ANGKAT
Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati Jahja kembali ‘turun lapangan’ mengunjungi masyarakat miskin. Kunjungan tersebut merupakan kunjungan mendadak tidak teragenda dalam kegitan rutin PKK. Aksi tersebut berbeda dari biasanya, pasalnya sidak yang dilakukan bukan untuk melakukan penilaian, tetapi bertujuan untuk melihat kondisi masyarakat miskin yang ada di pedalaman yang sertai dengan pemberian sentuhan langung seadanya bahkan kedua cucu juan dan celika serta anak asuh Fitri Rahmijati yang berumur 1 tahun turut diajak serta dengan target lokasi adalah warga miskin yang ada pedalaman kelurahan Kayumerah. Selasa 1105

Dalam perjalanan mobil yang berplat nomor DM 7 serta DM 55 tersebut sesekali berhenti melihat gubuk-gubuk yang ada di kaki bukit membagi-bagikan bantuan yang ada. Semua memperoleh bagian baik masyarakat miskin yang ditemui baik dalam perjalanan maupun yang dikunjungi secara langsung, sehingga dalam waktu sekejap warga berkerumun. ada yang langsung memeluk disertai ucapan selamat tak ketinggalan anak-anak berlarian meski hujan gerimis.
Bantuan yang dibagi-bagikan berupa 50 paket sembako, pakaian layak pakai milik dari Bupati sendiri dan bagi mereka yang sangat papa juga diberikan tambahan berupa sejumlah uang belanja sehari, sementara untuk anak-anak memperoleh mainan layak pakai berupa sepeda, pesawat terbang, serta jenis mainan ukuran besar yang menggunakan tanaga batere diserahkan oleh kedua cucu serta sejumlah uang saku.
Dalam penjelasan Rahmijati mengatakan kunjungan lansung kepada masyarkat dilakukannya sebagai suatu kewajiban sebagai ibu daerah mendampingi bupati sebagaimana di instruksikan oleh Ibu Negara Ani Yudhoyono. Menyinggung mengenai diajaknya kedua cucu Rahmijati menjelaskan tujuannya selain berkesan rekreasi juga lebih penting adalah melatih sikap dan mental merak untuk saling berbagi dengan orang lain. “Apa yang saya lakukan merupakan dari amanah dari masyarakat”Ungkap Rahmi


Read More »
Senin, Mei 11, 2009 | 0 Komentar

10 Mei, 2009

RAHMI : ANAK PAUD BELAJARKAN LAGU-LAGU NASIONAL



Walaupun belum mencapai tingkat yang mengkhawatirkan tetapi jiwa nasionalme pada anak-anak perlu memperoleh penaganan sejak dini . fakta dilapangan sebagian besar anak-anak lebih mengenal dan menghafal lagu populer beserta group band yang ada dibanding hafalan lagu-lagu nasional yang yang mencerminkan citra bangsanya, sehingga menjadi tangunggungjawab bersama baik pendidik PAUD, orang tua dan masyakat untuk merubah kebiasaan tersebut.

Ini dijelaskan oleh Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati Bobihoe Jahja yang juga dalam kapasitasnya selaku ketua Forum PAUD Kabupaten Gorontalo, saat menyempatkan diri bernyanyi bersama anak PAUD dalam agenda malam syukuran masyakat Asparaga dan Pemerintah yang dipusatkan di Desa Karya Indah Kecamamatan Asparaga.Sabtu 09/05
Rahmijati mengatakan bahwa kuatnya daya ingat anak dimasa emasnya merupakan peluang yang jangan sampai terbuang percuma, sehingganya tidak mengherankan jika lagu populer lebih cepat dicerna, dibanding lagu-lagu nasional, sebab dalam kesehariannya anak PAUD lebih banyak berhadapan dengan lagu-lagu populer. Dalam kondisi seperti ini, kita tidak yang tepat jika lebih menyalahkan anak, karena hal tersebut secara nyata menjelaskan bahwa anak jarang dibejarkan lagu nasional “Anak lebih banyak dengar lagu populer dari pada lagu nasional” ungkap Rahmi
Dalam kesempatan itu pula Rahmijati menjelaskan bahwa upaya penanggulangan sejak dini tersebut bukan berarti bahwa anak-anak tidak diperbolehkan menyanyikan lagu poluler, tetapi diharapkan juga terdapat keseimbangan antara keduanya, sebab dibalik hafalan lagu-lagu populer tersebut terselip bakat seni yang juga seharusnya di kembangkan sejak usia dini, tetapi diperhatikan pula lagu yang dibelajarkan harus diseleksi sesuai dengan perkembangan anak, karena Lirik-liriknya banyak bertajukan cinta, selingkuh, bunuh diri, perpisahan dan banyak lagi, sehingga semuanya akan kembali pada peran pendidik orang tua dan masyarakat untuk generasi bangsa kedepan”Tukas Rahmi.


Read More »
Minggu, Mei 10, 2009 | 0 Komentar

08 Mei, 2009

RAHMI : KEMBALIKAN FUNGSI KEBUN PKK


Kebun PKK merupakan implementasi program PKK khsusnya program Pokja III bidang sandang pangan, namun sangat disayangkan dibeberapa tempat tidak dimanfaatkan secara maksimal, sehingga untuk tiada cara lain untuk kembali mengembalikan fungsi kebun PKK sebagai bagian dari Program PKK. Hal ini diungkapkjan oleh Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati Jahja saat menghadiri penilaian lomba desa di Desa Tenilo Kecamatan Limboto. Kamis 0605.

Rahmi mengatakan disetiap kunjungan dilapangan ditemui terdapat kebun PKK dimana-mana, sebab kebun PKK bukan saja ditingkat PKK Kecamatan, tetapi juga secara merata berada di Desa, Bahkan ada di tingkat dasawisma. Ini tampak dengan adanya papan identitas yang dipancangkan disetiap lahan olahan PKK. Itu merupakan kebanggaan tersendiri bagi PKK, dimana hal tersebut menggambarkan bahwa program PKK program PKK diterapkan secara merata.
Namun dibalik kebanggan tersebut menurut Rahmi terdapat keprihatinan yang mendalam, dimana kebun PKK hanya tinggal dikenali dari Papan identitas saja, tetapi setelah menengok kedalam ternyata tidak terdapat tanda-tanda sebuah kebun, sebab nyaris tidak ditemui tanaman produktif didalamnya yang ada hanyalah tumpukan rerumputan yang meninggi.
Sehingganya menurut Rahmi kebanggaan PKK tersebut harus tidak bisa dibiarkan begitu saja, harus segera memperoleh perhatian dengan mengembalikan kembali fungsinya sebagai kebun PKK dengan melakukan penataan dan menanaminya dengan tananam produktif lainnya sehingga dapat memberikan manfaat bagi anggota PKK. Rahmijati pula dalam penjelasannya tidak menampik bahwa saran tersebut jauh sebelumnya telah sudah sarankan oleh Bupati Gorontalo selaku ketua dewan Penyantun PKK Kabupaten Gorontalo “Kebun PKK harapkan dapat berfungsi lagi, sebagimana harapan dari ketua Dewan Penyantun”Tukas Rahmi.


Read More »
Jumat, Mei 08, 2009 | 0 Komentar

07 Mei, 2009

RAHMI : KETAHANAN PANGAN KELUARGA BUTUH KREATIFITAS



Segala upaya untuk menjaga ketahanan pangan keluarga dapat dilakukan melalui kreatifitas keluarga itu sendiri Sehingga secara tidak langsung seorang ibu rumah tangga dituntut harus lebih kreatif, dalam kata lain mampu menciptakan sesuatu menjadi uang, pengertian tersebut dalam hal-hal yang positif seperti usaha dalam bentuk keterampilan, selain itu pula dapat dilakukan dengan manajemen pangan keluarga secara teratur sehingga sehingga pengeluaran untuk kebutuhan rumah tangga dapat disesuai dengan jumlah penghasilan keluarga. Hal ini diungkapkan oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati Jahja dalam penjelasannya saat memberikan materi tentang Ketahanan Pangan Keluarga dalam agenda Rapat kerja daerah (Rakerda) Program Nasional Keluarga Berencana tingkat Kabupaten Gorontalo yang di gelar Oleh Badan Pemberdayaan perempuan Kabupaten Gorontalo bertempat diAula Kantor Desa Kecamatan Desa Pantungo Telaga Biru.Kamis 07/05

Rahmi menguraikan bahwa Ketahanan pangan keluarga, juga merupakan program dari PKK sendiri dimana hal tersebut termasuk dalam 10 program PKK yang dijabarkan melalui Pokja III yang membidangi masalah sandang pangan diantara dalam bentuk program pemanfaatan halaman pekarangan rumah atau lebih dikenal dengan program gerakhatinya PKK.
Usaha –usaha lainnya berupa pemberdayaan ekonomi mandiri keluarga yang juga memiliki hubungan yang erat dalam usaha ketahanan pangan keluarga saat ini telah PKK Kabupaten Gorontalo telah merintis kelompok usaha mandiri dengan memfasilitasi perlengkapan pembuatan kripik baik untuk kelompok ibu rumah tangga serta kelompok lansia. Kelompok tersebut diakomodir melalui dasawisma diawasi langsung PKK Kecamatan baik dari segi administrasi modal hingga proses pemasaran yang saat ini telah berjumlah empat kelompok yang tersebar dibeberapa desa. Menurut Rahmi meski hal ini masih merupakan uji coba tetapi sangat berdampak pada pola hidup mandiri menuju masyarakat sejahtera.


Read More »
Kamis, Mei 07, 2009 | 0 Komentar

05 Mei, 2009

RAHMI FOKUS PROGRAM KESEHATAN ANAK



Proses pertumbuhan anak harus memperoleh perhatian penuh dari orang tua, sebab setiap saat anak mengalami perkembangan, selain itu pula anak-anak khsusnya balita sangat rawan terhadap serangan penyakit, dimana kandungan gizi yang dikonsumsi setiap hari sangat berperan dalam pembentukan daya tahan tubuh. Hal tersebut tentunya hal tersebut diluar sepengetahuan dari orang tua, maka gizi kurang. Meskipun dalam keseharian disibukan dengan urusan rumah tangga, tatapi tidak bisa menggangap sepele terhadap kondisi kesehatan dan perkembangan anak, sebab kondisinya saat ini sangat menentukan masa dewasanya. Anak yang tumbuh dengan kondisi gizi kurang tentunya akan berbeda dengan anak yang tumbuh dengan gizi yang seimbang baik dari segi fisik juga intelektuliatasnya. Ini diungkapkan oleh Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati Jahja dalam penjelasannya saat meninjau pelaksanaan Posyandu di Desa Tridarma Kecamatan Pulubala. Selasa 05/05

Rahmijati yang juga dalam kapasitasnya sebagai ketua forum PAUD Kabupaten Gorontalo mengatakan bahwa untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan bagi anak-anak, selain posyandu saat ini mengusung program pelayanan kesehatan gratis bagi anak PAUD, dengan cara mendatangkan tenaga kesehatan dari puskes setempat untuk memeriksa kesehatan anak-anak PAUD diwilayah kecamatan masing-masing secara rutin setiap hari Senin sebagaimana dilakukan perdana telah di Rumah Pintar menara ilmu kabupaten Gorontalo minggu kemarin.
Rahmi menjelaskan pelayanan ini dinilai sangat efektif, sebab memiliki efek yang baik, dari anak sendiri terkesan sebagai proses pembelajaran dan pembiasaan hidup sehat, bagi pemerintah lebih mengoptimalkan program kesehatan gratis, bagi orang tua memberikan “rasa aman” bagi orang tua sehingga berimbas pada kepercayaan publik terhadap lembaga PAUD
Diakhir penjelasannya juga Rahmijati menguraikan bahwa masalah kesehatan dan PAUD juga merupakan bagian dari program PKK dimana dalam 10 program PKK item ke tujuh adalah kesehatan yang dijabarkan melalui Pokja IV sementara untuk PAUD masuk pada program POKJA II bidang pendidikan dan keterampilan.


Read More »
Selasa, Mei 05, 2009 | 0 Komentar

RAHMI SOSIALISASIKAN PROGRAM INDONESIA SEJAHTERA



Program menuju Indonesia Sejahtera yang diusung oleh ibu negara Ny. Ani Yudhoyono, oleh Ketua PKK Kabupaten Gorontalo beberapa pekan terakhir telah disosialisasikan di wilayah Kabupaten Gorontalo dalam berbagai pertemuan sebagaimana halnya saat meninjau pelayanan Posyandu balita di Lokasi Kantor Desa Tri Darma Kecamatan Pulubala. Selasa 05/05.

Program tersebut menurut Rahmijati merupakan program nasional yang baru saja disosialisasikan oleh Ny. Ani Yudhoyono kepada 160 Kabupaten setanah air, beberapa pekan lalu dimana program tersebut dijabarkan dalam 5 program utama meliputi Indonesia pintar yang ditempuh melalui gemar membaca, Indonesia Sehat yang didasarkan atas filosofi Bangsa Sehat Negara Kuat, Indonesia Hijau melalui usaha melestarikan dan penyelamatan bumi, Indonesia Kreatif dengan melestarikan budaya bangsa serja Indonesia Peduli yaitu menanamkan sikap cinta dan peduli antar sesama.
Sehubungan dengan hal tersebut menurut Rahmijati dalam 10 program PKK semuanya telah tercantum didalalammnya, dengan kata lain bahwa program Indonesia sejahtera telah dijabarkan dalam program empat Pokja, sebagai contoh salah satu item program Indonesia sehat, merupakan program ke tujuh dalam 10 program PKK dan menjadi tugas dari Pokja IV bidang Kesehatan” Tukas Rahmi


Read More »
Selasa, Mei 05, 2009 | 0 Komentar

MAHYANI DI PACU PKK DILIBATKAN


Penyerahan dana bantuan Mahyani bagi warga miskin terus digulirkan, kali ini giliran mahyani bagi 15 warga miskin di Kecamatan Limboto diserahkan oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati Jahja di Kantor Desa Kelurahan Hutuo Senin 04/05.
Dalam pertemuan singkat tersebut kepada warga Rahmijati mengatakan bahwa bantuan yang diserahkan pada kesempatan tersebut merupakan realisasi pendataan dasawisma yang dilakukan oleh PKK Kabupaten Gorontalo dengan turun lapangan secara langsung dimana warga miskin dalam daftar yang ada memang benar-benar layak untuk memperoleh bantuan sehingga saat penjaringan Rahmijati tidak tanggung-tanggung berjanji untuk segera merelisasikannya. “ini merupakan janji saya kepada warga miskin, dan saat ini direalisasikan” Ungkap Rahmi

Dalam penjelasannya pula Rahmijati mengaku bahwa proses penyerahan bantuan memang terkesan agak terlambat, dimana Mahyani yang diserahkan saat ini merupakan bantuan pemerintah, sehingga harus melalui tata aturan birokrasi yang ada tidak serta merta diserahkan, berbeda dengan 17 Mahyani lansia sebelumnya yang murni dibangun dari dana kas PKK hasil jual suara yang tuntas hanya dalam dalam kurun waktu satu bulan.
Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo Astri Tuna ditempat yang sama mengatakan bahwa Penyerahan dana Mahyani diserahkan kepada Ketua PKK Kabupaten, mengingat warga miskin yang menerima bantuan tersebut merupakan hasil identifikasi dari PKK Kabupaten, diluar dari usulan pemerintah desa setempat. Astri juga menambahkan bahwa khusus untuk tahun 2008 bantuan Mahyani proses identifikasi diserahkan kepada PKK Kabupaten Gorontalo, mengingat PKK memiliki data yang actual dan sesuai realita dilapangan, dan ini dibuktikan dengan proses pembangunan Mahyani hasil identifikasi PKK sejumlah 150 buah tidak menemui kendala yang serius, meski dengan jumlah dana yang dianggap minim.



Read More »
Selasa, Mei 05, 2009 | 0 Komentar

04 Mei, 2009

RAHMI : SEBAIKNYA LANSIA DILIBATKAN DALAM STRUKTUR PKK

Pemberdayaaan lansia tidak hanya sebatas dalam program, tetapi lebih dari hal tersebut lansia diberikan peluang untuk ikut terlibat dalam sturktur kepengurusan PKK baik diringkat Desa. Hal ini diungkapkan oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati Bobihoe Jahja dalam sambutannya pada rapat koordinasi yang dihadiri oleh Wakil Ketua PKK Maryam Puhi, seluruh Ketua PKK Kecamatan Se-Kabupaten Unsur PAUD, Dekranasda serta Lintas sector meliputi Kepala Dinas Sosial, PU dan Kepala Bagian Pembangunan Kabupaten Gorontalo bertempat di Aula rumah dinas Bupati Gorontalo. 05/05.

Rahmi mengatakan bahwa lansia seharusnya dilibatkan dalam kepengurusan untuk mengangkat derajat lansia dimana mereka hanya dianggap sebagai kaum yang termarginal dan tidak bisa berbuat apa-apa, padahal diantara meraka sebenarnya masih memiliki potensi apalagi bagi meraka yang memiliki pengalaman dalam berorganisasi.minimal. Sehingganya sebagai pertimbangan secara psikologis meraka lebih layak diberikan jabatan penghormatan sebagai penasihat dalam struktur TP. PKK Desa
Menurut hemat Rahmi juga bahwa lansia memiliki cirri khas cara kerja yang istimewa, dimana secara umum lansia dalam bekerja tidak memandang segala sesuatu dari materi dan lebih cenderung pada pengabdian dimana tujuan utamanya adalah mereka tetap diberdayakan sesuai kempauan yang ada. Dengan keterlibatan lansia dalam organisasi PKK minimal untuk “Kase kerjaan” bagi lansia” ungkap Rahmi



Read More »
Senin, Mei 04, 2009 | 0 Komentar

PKK EVALUASI 10 PROGRAM PKK




Rapat Koordinasi yang digelar oleh TP. PKK Kabupaten Gorontalo dihadiri oleh seluruh penrus PKK Kabupaten, kecamatan serta lintas sektor yang berlangsung di aula rumah dinas bupati Senin 05.05 membahas berbagai permasalahan pokok diantara evaluasi implementasi 10 Program PKK yang dijabarkan melalui empat pokja TP. PKK Kabupaten Gorontalo.



Untuk Pokja I Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati Jahja membahas mengenai kegiatan majelis taklim dan kerja bakti dimana kedua program tersebut secara merata telah dilaksanakan hinggga ke tingkat dasawsima, tetapi Rahmijati lebih menginginkan adanya pengembangan program lainnya hingga tidak terkesan monoton.
Untuk Pokja II bidang pendidikan dan keterampilan Rahmijati mengulas tentang lembaga PAUD dan kerawang dan Rumah Roti PKK , dimana khusus PAUD menurut Rahmi perlu adanya kerjasama dengan PKK, sebab pada hakikatnya bahwa ketua PKK Kecamatan dan desa otomatis sebagai ketua Forum PAUD juga.
Untuk Pokja III pembahasan lebih dipustkan seputar pembangunan rumah layak huni (Mahyani), dimana menurut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Astri Tuna yang menjadi rujukan utama adalah usulan PKK karena didukung dengan data yang real, serta hasil identifikasi memang bena-benar tepat sasaran. Sementara untuk Pokja IV yang menurut Rahmijati sebagai Pokja “rawan” dimana kesehariannya menangani maslah kesehatan masyarakat diusulkan untuk mengangkat Kepala Puskes Kecamatan setempat sebagai ketua Pokja supaya lebih efektif” Jelas PKK



Read More »
Senin, Mei 04, 2009 | 0 Komentar

02 Mei, 2009

WARGA MISKIN MENGADU KE RAHMI



Rahmi : Dari yang sakit sampai minta kawin semua ditangani
Setiap ada persolan atau kebutuhan dilapangan, masyarakat miskin setiap saat mengadu kepada ketua PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati Jahja. Seperti halnya dilakukan oleh ibu Rusni Djaini, Suleman Paja, serta rekan-rekan lainnya. Warga miskin yang berbeda alamat tersebut sepakat mendatangi Rahmijati hanya untuk memohonkan jatah pembangunan mahyani serta persoalan penyelesaian Pembanguna Mahyani Beberapa pekan lalu. Untuk menindak lanjuti laporan yang ada, Melalui sekertaris PKK Kabupaten Gorontalo Fatma Tuna, S.Ag melakukan peninjauan langsung kelokasi dengan koordinasi pihak kecamatan dan desa, sehingga kebenaran laporan dan data yang terdapat keterkaitan Sabtu 01/05

Dari hasil kunjungan diperoleh informasi bahwa Rusni Djaini ternyata termasuk dari sekian warga miskin yang ada dibuktikan dengan bukti penerimaan BLT, namun belum beroleh jatah mahyani, karena belum masuk pada jatah desa dari 2 buah mahyani yang dibagikan tahun ini. Namun dalam kesempatan tersebut Fatmah Tuna memberikan penjelasan bahwa sekiranya bantuan tersebut dilakukan secara bergilir dan meraka yang telah ditetapkan merupakan warga miskin yang diprioritaskan sehingga semuanya menunggu giliran. Demikian pula bapak Suleman Paja dan rekan lainnya yang mempertanyakan proses penyelesaian mahyani yang ada, dimana mereka menunggu pencairan dana terakhir, sesuai hasil kunjungan lapangan menurut Fatma Tuna sudah sesuai persyaratan, sehingga pada kesempatan tersebut langsung berkoordinasi dengan lintas sektor pelaksana dan langsung ditindak lanjuti pada hari ini.
Sementara itu Ketua PKK Rahmijati Jahja saat dikonfirmasi mengenai berbagai keluhan masyarakat tersebut mengatakan bahwa apa yang ditindaklanjuti saat ini merupakan sebagian kecil dari permasalahan yang ditangani setiap satm sebab bukan saja persolan mahayani, tetapi dari orang sakit sampai minta kawin pun datang ke Rahmijati” Ungkapnya sambil tersenyum.



Read More »
Sabtu, Mei 02, 2009 | 0 Komentar