Selamat Datang di Blog TP. PKK Kabupaten Gorontalo. | About Us | Contact | Register | Sign In

06 April, 2009

PROFIL KETUA TP. PKK KABUPATEN GORONTALO RAHMIJATI JAHJA


Berbuat Bukan Berkata

Rahmijati Jahja Ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo yang juga sebagai anggota DPD-RI terpilih Provinsi Gorontalo lahir di Gorontalo tanggal 26 Januari 1959 dari keluarga sederhana yang berprofesi sebagai guru di Kelurahaan Bulotadaa atau lebih dikenal dengan Sipatana Kecamatan Kota Timur sekarang. Figur yang dikenal dengan slogan stop bicara, saatnya berbuat untuk rakyat ini lahir dari pasutri Hamzah Jahja dan Hj. Rapida Miolo yang sekarang sudah almarhum dan almarhumah. Sebagai anak sulung dari 6 bersaudara, Rahmi tumbuh dan besar dibawah tempaan orang tua suka bekerja keras dan memiliki disiplin yang tinggi sehingga karakter tersebut diwarisi dan menjadi ciri khas kepribadiannya dalam menjalani profesi hingga menuju sukses.

Sejak lulus sekolah pendidikan guru (SPG) Rahmi menapak karir mengikuti jejak kedua orang tuanya menjadi guru sekolah dasar. Setelah menikah Rahmi hijrah ke kota Manado mendampingi suami yang juga sebagai abdi negara dan melanjutkan karirnya disana dengan berbagai suka dan duka. Setelah sekian lama mengabdi di peratauan akhirnya pada tahun 2001 kembali ke Gorontalo seiring dengan diangkatnya sang suami sebagai sekertaris daerah Kabupaten Gorontalo
Dengan jabatan sekda yang melekat pada suami secara otomatis Rahmijati berkiprah sebagai ketua Dharma Wanita Persatuan. Tugas dan tanggung jawabnya turun kelapangan mendampingi ketua PKK Ny. Pakaya saat itu menjadi tonggak aspirasi masyarakat yang menginginkannya duduk sebagai wakil Rakyat. Hal tersebut kemudian disahuti oleh partai politik sehingga Rahmi secara mulus melenggang laju terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi Gorontalo periode 2004-2009. ini adalah pengalaman pertama berkarir dibidang politik, namun disatu sisi Rahmijati harus rela melepaskan profesi sebagai seorang pendidik dengan pensiun dini dengan golongan 3C
Tepatnya tanggal 30 Agustus 2004 seiring dengan dilantiknya suami David Bobihoe sebagai Bupati Gorontalo, maka dalam waktu yang bersamaan Rahmijati dilantik sebagai ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo. Sebagai organisasi mitra pemerintah, Program pemberdayaan bagi kader PKK digenjot dari tingkat paling bawah yaitu dasawisma, dengan berpedoman pada 10 program PKK dan dijabarkan dalam empat pokja.
Berbagai program inovatif dan spektakuler telah dilahirkan dalam PKK diantaranya
- Jumbara Dasawima pada tahun 2007 yang melibatkan oleh seluruh Ketua Dasawisma 17 kecamatan se Kabupaten Gorontalo, masih termasuk wilayah Gorontalo Utara saat ini,
- Mengumpulkan dana mandiri PKK dengan jual suara membuat album perdana pop Daerah PKK tahun 2008 yang habis terjual sebanyak 10.000 keping dengan penghasilan sebesar 500 juta yang dilanjutkan dengan merilis album solo pada tahun 2009
- Mengumrohkan seluruh pengurus TP. PKK Kabupaten Gorontalo dengan sumber dana berasal dari hasil jual suara tahun 2008
- Mendirikan 17 rumah layak huni bagi Lansia yang tersebar di 17 Kecamatan se-Kabupaten Gorontalo yang dibiayai juga dari hasil jual suara.
- Perhatian bagi lansia juga digagas melalui program keterampilan lansia, menghimpun seluruh bakat yang dimiliki oleh para lansia hingga pada puncaknya digelar lomba lansia ceria baik ditingkat Kecamatan hingga tingkat Kabupaten Gorontalo.
- Mengantarkan Kabupaten Gorontalo terbaik di tingkat nasional melalui program desa sehat berbasis dasawisma
- Pendataan dasawisma yang melibatkan seluruh kader PKK telah memberikan data yang realistis, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai sumbangsih yang sangat berarti bagi pemerintah daerah saat ini dan akan datang
Selain PKK Rahmijati hingga saat ini masih dipercayakan sebagai ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), ketua Forum PAUD Kabupaten Gorontalo, Ketua Dekranasda Kabupaten Gorontalo, Ketua Alumni SPG, bahkan tercatat sebagai anggota dalam berbagai organisasi sosial masyarakat bawah seperti rukun duka yang tetap eksis hingga saat ini diantaranya rukun duka Al-waliyah, Molotaluwa, Huyula dan majelis taklim lainnya
Dari keragamanan yang ada Rahmijati menjalankan roda organisai dengan metode program terintegrasi dimana antara PKK dan organisasi lainnya yang dipimpinnya saling berkaitan. Dicontohkan sebagai ketua Forum PAUD Rahmijati merintis pembangunan Rumah pintar menara ilmu, sebagai Ketua Dekranasda mendirikan Rumah Karawo yang kemudian difungsikan sebagai sentra kriya dari rumah pintar. Kedua program tersebut dikendalikan oleh Rahmijati dalam program PKK Pokja II bidang pendidikan dan keterampilan demikian seterusnya.
Sebagai Ketua Forum PAUD Kabupaten Gorontalo hingga terpilih kembali periode kedua selain merintis pendirian rumah pintar, kegigihan Rahmijati berhasil meraih sukses membawa lembaga tersebut mengukir prestasi terbaik pertama dari 3 lembaga PAUD yang layak menyandang status sebagai lembaga PAUD unggulan tingkat Provinsi melalui seleksi yang dilakukan oleh dirjen Pendidikan Nasional RI sekaligus memboyong bantuan sebesar 300 juta guna pengembangan Rumah Pintar kedepan. Bukan hanya itu Kabupaten Gorontalo secara resmi telah telah ditetapkan sebagai kota layak anak oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan RI sebagai bentuk apresiasi terhadap berbagai inovasi, program dan perhatian penuh terhadap anak usia dini adalah bagian dari sederet prestasi yang telah diukir Rahmijati untuk mengarumkan nama Kabupaten Gorontalo
Di tahun 2007 sebelumnya lembaga PAUD Kabupaten Gorontalo yang ada di Kecamatan Mootilango berhasil meraih predikat terbaik I Tingkat Nasional. Terlepas dari prestasi tersebut Rahmijati lebih kedalam lagi memperhatikan kesejahteraan pendidik PAUD dengan memberikan honor bagi 34 pendidik PAUD dan guru ngaji yang tidak terakomodasi sebagai honor daerah, serta sekian banyak banyak anak asuh yang kembar hingga anak yatim piatu dibiayai dari dana pribadi. Untuk lembaga PAUD unggulan seluruh Kecamatan se-Kabupaten Gorontalo Rahmijati menyumbangkan 17 unit drumband juga dari hasil keringat sendiri.
Sebagai Ketua Dekranasda Kabupaten Gorontalo Rahmijati Jahja Rahmijati memberikan perhatian penuh untuk pengembangan kerajinan daerah dengan komoditas utamanya adalah kerawang adapun yang telah dilakukan meliputi
- Mendirikan ”Rumah Karawo” pusat kerajinan kerawang yang juga berfungsi sebagai sentra kriya Rumah pintar menara ilmu terletak di Kelurahan Bulota.
- Mengembangkan kombinasi motif kerawang-batik dengan menjalin kerjasama pengusaha butik di jawa
- Membentuk kelompok pengrajin yang terakomodir di wilayah paling banyak pengrajin kerawang
- Membantu para pengrajin kerawang dengan menaikan upah membuat kerawang sebesar 100/potong
Keikutsertaanya dalam bursa calon DPD memang sangat dilematis. Sebelum masuk menjadi calon anggota DPD-RI Rahmijati yang masih berstatus sebagai anggota DPRD Provinsi Gorontalo utusan partai politik. Dengan berbagai pertimbangan akhirnya Rahmijati memutuskan untuk mengundurkan diri dari keanggotaan partai politik yang berujung dengan pengunduran dirinya pula dari lembaga wakil rakyat tersebut dalam masa kerja empat tahun dengan alasan mengikuti jejak suami sebagai seorang bupati dari birokrat murni tanpa harus berpihak kepada salah satu partai tertentu.
Rahmijati merasa lega bisa mengayomi seluruh masyarakat tanpa perberdaan warna dan kepentingan apa pun. Hal ini membuka lebar pemahaman publik akan komitmen seorang Bupati David Bobihoe bersama Rahmijati Jahja untuk mengabdi sepenuhnya kepada rakyat, sehingga dengan aspirasi masyarakat pula kembali Rahmijati berani mencalonkan diri melalui lembaga non partai DPD-RI dan terpilih dengan jumlah suara yang cukup signifikan.
Menoleh sejenak kebelakang dibalik keberhasilannya terpilih sebagai anggota DPD-RI Rahmi mengakui tak luput dari onak dan duri. Berbagai persoalan dihadapi dengan sabar bahkan puncaknya hasil perhitungan suara dipersoalkan hingga ia harus berurusan dengan mahkamah konstitusi dengan isu yang menyudutkan dirinya dan alhamdulliah semuanya telah bejalan sesuai rencana yang kuasa.
Sebagai figur yang penuh inovasi Rahmijati jauh sebelumnya telah dikenal melalui programnya yang menyentuh masyarakat miskin, sehingga tak heran jika terdapat sederet penghargaan yang di raihnya baik di tingkat lokal dan nasional diantaranya
1. Wira kencana bakti dari BKKBN Pusat Tahun 2003
2. Citra Ibu Indonesia 2004
3. Citra Wanita Indonesia
4. Ketua TP. PKK Terbaik
5. Tokoh Gender dari The Presidium Concern Award Tahun 2006
6. Citra Abdi Nusa 2006 dari Yayasan Citra Insani
7. Citra Tokoh Wanita Indonesia 2008

Semua dilakukan dengan ikhlas dan penuh pengorbanan, perhatian kepada masyarakat diberikan bukan saja masa kampanye, tetapi terus dilakukan setiap saat sesuai aspirasi masyarakat. Walau pun belum secara resmi dilantik Rahmijati membentuk wadah aspirasi masyarakat ”Rahmijati Centre” yang saat ini tengah menjalankan program jambanisasi, dengan realisasi 4 buah fasilitas MCK tersebar di beberapa kecamatan yang dibangun khusus dilingkungan warga miskin yang ada di pedalaman.
Dari sekian banyak inovasi yang dilakukan hanya sebagian saja yang dapat diuraikan, namun yang pasti sosok figur wanita Rahmijati telah memberikan bukti bukan janji, memberikan karya bukan kata, mengayomi tanpa pilih kasih dari usia balita hingga lansia. Kehadiran anak asuh sikembar Puteri dan Fitri Rahmijati anak warga miskin di dalam kesehariaanya menjadi motivasi, imajinasi dan inspirasi baginya untuk terus berada ditengah-tengah kaum yang tidak berpunya

Bagi Rahmijati semua yang ada di dunia tak ada yang abadi, yang abadi hanyal amal yang baik. Sehingganya kedepan dengan anggotaannya lembaga Negara DPD-RI Rahmijati berkomitmen untuk selalu memberikan yang terbaik bagi masyarakat provinsi Gorontalo karena saat ini Rahmijati bukan saja milik Rakyat Kabupaten Gorontalo tetapi milik Rakyat Provinsi Gorontalo.

SEBAGAI figur yang dipandang punya banyak kelebihan, pencalonan Rahmijati Jahya menjadi anggota DPD RI nomor urut 17, telah mendulang banyak simpati dan dukungan. Selaku orang yang telah mencurahkan hampir seluruh hidupnya untuk kemajuan pendidikan, gender, PKK, Forum PAUD, dan lembaga ekonomi kerakyatan Dekranasda, pencalonannya menggelorakan semangat masyarakat ekonomi bawah, tak terkecuali seluruh elemen masyarakat di Provinsi Gorontalo.
Pada awal perjuangannya, dari guru, ketua DWP, PKK, Forum PAUD dan lembaga pemberdayaan lainnya tidak berangkat dari motivasi pribadi semata, tetapi justru dari dukungan yang begitu besar yang diberikan masyarakat dan pelaku ekonomi kerakyatan di Kabupaten Gorontalo. Isteri dari Bupati David Akib Bobihoe ini sangat serius dan mantap terhadap apa yang menjadi pilihan hidupnya itu. Rahmi konsisten pada apa yang sudah diniatkannya sejak awal tersebut.
Berbekal kemampuan yang dimilikinya, baik sebagai pelaku pendidikan dan sosial maupun landasan spiritual yang kuat, Rahmiyati muncul sebagai figur yang benar-benar dibutuhkan rakyat Kabupaten Gorontalo saat ini. “Sekali lagi saya mencalonkan diri selain berangkat dari motivasi sendiri, juga dukungan dari seluruh komponen masyarakat. Tentu ini modal semangat yang kelak harus saya pertanggungjawabkan,” janjinya.

ULET DAN PEKERJA KERAS
Seperti diketahui, Rahmiyati Yahya (50 tahun) adalah Ketua PKK Kabupaten Gorontalo yang juga mantan Anggota Legislatif dari partai Golkar hasil pemilu 2004 yang akhirnya mundur dan maju pada pencalonan anggota DPD RI dalam Pemilu 9 April 2009.
Wanita kelahiran Kelurahan Buluta Kota Utara ini mengawali kariernya sebagai guru SD ini memang dikenal sebagai wanita peduli rakyat yang pekerja keras, ulet, peduli dan konsisten pada apa yang diperjuangkannya. Ia selalu berpegang teguh pada prinsip kebenaran, termasuk saat maju sebagai calon anggota DPD RI sebagai bagian perjuangannya dalam upaya melakukan perbaikan ekonomi dan tingkat kesejahteraan masyarakat khususnya kaum perempuan.
Meski kesibukannya yang padat pada organisasi sosial seperti PKK, PAUD serta Dekranasda tak menghalangi niatnya untuk selalu menyediakan waktu untuk keluarga.

RAHMI BANJIR DUKUNGAN
MUNCULNYA nama Rahmiyati Jahja sebagai calon anggota DPD RI disikapi banyak pihak dengan antusiasme tinggi. Sejak dirinya secara resmi memproklamirkan perjuangannya, undangan dari berbagai elemen masyarakat terus memadati jadwal aktivitas sehari-harinya. Bahkan dalam sehari, undangan yang harus dipenuhi mencapai 20 undangan yang kadang-kadang rasa lelah sudah tidak dirasakan lagi. Bahkan antusias masyarakat banyak berharap bisa bertatap muka langsung dengan figur cukup fenomenal ini.
Dan mereka adalah kaum miskin yang ada di desa. Bagi mereka Rahmiyati layaknya seorang pahlawan bagi rakyat ekonomi bawah. “Kami menilai Ibu Bupati (Rahmi-red) layaknya seorang pahlawan yang berjuang tanpa pamrih demi kebaikan kehidupan rakyat. Berjuang demi meningkatkan kesejahteraan kami-kami ini,” ungkap mereka.
Mereka yakin jika kelak figur ibu dua anak ini yang didukung sebagain besar rakyat Gorontalo itu bisa lolos apalagi jika ditilik dari kemampuan yang dimilikinya cukup memadai. “Kami yakin dan berharap ti ibu Rahmi bisa lolos dan jadi wakil mereka di DPD,” ujar mereka. Dan jika nantinya lolos maka kepentingan kaum gender, miskin desa serta para lansia akan terwakili. Selama ini, katanya, perhatian dari pusat khususnya anggota DPD tidak ada. Jangankan tingkat pusat, di tingkat kabupaten saja, apa yang menjadi kepentingan Lansia, kaum miskin, PAUD dan usahan kecil tak pernah diakomodasikan, kata mereka penuh harap.

RAHMI DIMATA PERS
BERJUANG MAKSIMAL UNTUK RAKYAT

Semua wartawan yang pernah melakukan tugas peliputan diwilayah Kabupaten Gorontalo, sangat mengenal sosok Rahmiyati Yahya, dalam kesehariannya sebagai tokoh wanita yang tanggap, cerdas, spontanitas, energik, dan peduli, adalah karakter kuat figur ibunda tercinta Revi dan Lani. Bahkan seluruh journalist jika ingin melakukan konfirmasi tidak pernah ditolak, bahkan dengan gaya ke-ibu-an-nya, Rahmi tidak segan-segan memberikan keterangan pers. Apalagi sejak mencuatnya dirinya yang saat itu akan keluar dari Partai Golkar serta keanggotan DPRD PROVINSI, dirinya tidak pernah tertutup dengan pers. “Bagi saya dunia pers (wartawan-red) adalah sahabat sejatinya, maklum, suaminya yang juga Bupati Gorontalo itu adalah mantan dosen Ilmu Komunikasi Fisip Unsrat Manado dan STIKOM Manado yang sudah banyak melahirkan wartawan-wartawan senior dan populer, sebut saja Hamim Pou, eks redaktur Manado Post yang kini pimpinan Gorontalo TV, Arifin Labenjang, Koresponden RCTI SULUT, Jackrid Makaluengseng, Pimpred Harian Global SULUT, Frico Polii, Pimpred Harian Komentar, Khairil Papuputungan Pimpred Harian Posko Group Jawa Post dan masih banyak lagi wartawan senior yang di SULUT dan Gorontalo yang lahir dari tangan dingin David Bobihoe. Sehingga kata Rahmi, dunia Junrnalist sangat melekat dalam kehidupannya.
Namun terlepas dari semua itu, Penulis melilik kembali perjuangan awal Rahmiyati Yahya dalam kehidupan masyarakat. Sejak 4 tahun terakhir penulis melihat banyak upaya yang dilakukannya dalam aktivitasnya baik dalam PKK, Forum PAUD serta organisasi sosialnya lainnya yang tidak kenal lelah dilakukan. Mulai dari kepeduliannya dalam pendidikan, ekonomi, serta kegiatan social lainnya, sosok ini melakukannya dengan ikhlas.
Dengan tingkat pendidikan memadai ibu dua ini ini mengaku sangat enjoy dan tak gentar terhadap cemohan lawan politiknya “Dalam hidup ini hanya satu yang ingin saya lakukan, yakni berbuat dan bukan berkata. Bukan saat lagi kita berkoar sementara kerja tidak ada. Bahkan masyarakat sangat kenal dengan label BALIHO-nya yakni STOP BICARA SAATNYA BERBUAT. Dimata penulis, aktivitas kerakyatan yang digeluti oleh Rahmiyati Yahya lebih dari delapan tahun, bahkan sejak menjadi ketua DWP Persatuan Kabupaten dirinya sudah berada di tengah rakyat. Belum lagi saat menjadi ketua PKK. Dari waktu ke waktu itulah penulis mengetahui lebih detail apa yang menjadi aktivitasnya yang selalu mengedepankan kepentingan rakyat yang terus diperjuangkan sekuat tenaga. Seberat apa pun tantangannya, namun terbersit rasa bangga yang terpancar dimata ibu yang sangat dekat dengan kaum miskin ini. “Menjadi politisi yang kelak mewakili rakyatnya, bukan berarti perempuan harus meninggalkan dapur dan rumah tangganya, namun kesempatan emas ini jangan disia-siakan, ungkap Rahmi kala itu.
Selagi bisa, perempuan harus maju membangun daerahnya jadi mari kita maju bersama,” ajak Rahmi kepada anggota PKK lainnya yang setia menemani setiap perjalanannya. Sehingga penulis dalam melakukan peliputan tidak pernah mengeluh, sebab inti dari pers adalah memberitakan apa yang menjadi keinginan rakyat dan bukan sekolompok orang. Berkarya untuk rakyat kecil sangat berarti ketimbang berbuat hanya untuk kepentingan sesaat dan hanya mencari popuraitas apalagi para pesaing dalam pemilihan DPD saat ini tokoh gender hampir semua belum matang dalam dunia politik. Apalagi hanya datang dengan menumpang nama besar orang tua, suami serta dengan mengandalkan kekuatan finance untuk membeli suara. Semoga dengan usaha yang ikhlas dapat mengantarkan Icon Baru DPD Rahmiyati Yahya menuju Senayan dengan satu tekad, Bersama Rakyat Menuju Kesejahteraan. Insya Allah perjuangan yang selama ini tidak akan sia-sia apalagi niat suci kita hanya untuk rakyat. MAJU TERUS UNTUK RAKYAT. (###)















PROFIL SINGKAT

Nama                           :           Rahmijati Jahja, S.Pd

Tempat/Tgl Lahir        :           Gorontalo, 26 Januari 1959

Suami                          :           Drs. David Bobihoe Akib, M.Sc, MM (Bupati Gorontalo)

Nama Anak                 :           1. Jhon Reverid Frederik David

                                                2. Jeinfer Letsyorini  David

Pengalaman Kerja       :

1. Guru SD tahun 1985 s/d 2001
2. Anggota DPR Provinsi Gorontalo 2004-2009
3. Anggota DPD RI periode 2009 – 2014
4. Ketua PKK Kabupaten Gorontalo 2005 s/d sekarang
 5. Ketua GOW Kabupaten Gorontalo  2005 s/d sekarang
 6. Ketua Forum PAUD Kabupaten Gorontalo 2005-sekarang

7. Ketua Dekranasda Kabupaten Gorontalo 2005 s/d sekarang
8. Ketua Alumni Sekolah Pendidikan Guru (SPG)Provinsi Gorontalo
9. Bunda PAUD Kabupaten Gorontalo periode 2013-2015
10. Ketua PGRI Kabupaten Gorontalo periode 2013 -2018
11. Ketua Dewan Kesenian Daerah Kabupaten Gorontalo 2013 -2018

Berbagai program inovatif dan spektakuler telah dilahirkan dalam PKK diantaranya
- Jumbara Dasawima pada tahun 2007 yang melibatkan oleh seluruh Ketua
Dasawisma 17 kecamatan se Kabupaten Gorontalo, masih termasuk wilayah
Gorontalo Utara saat ini,
- Mengumpulkan dana mandiri PKK dengan jual suara membuat album
perdana pop Daerah PKK tahun 2008 yang habis terjual sebanyak 10.000
keping dengan penghasilan sebesar 500 juta yang dilanjutkan dengan
merilis album solo pada tahun 2009
- Mengumrohkan seluruh pengurus TP. PKK Kabupaten Gorontalo dengan
sumber dana berasal dari hasil jual suara tahun 2008
- Mendirikan 17 rumah layak huni bagi Lansia yang tersebar di 17
Kecamatan se-Kabupaten Gorontalo yang dibiayai juga dari hasil jual
suara.
- Perhatian bagi lansia juga digagas melalui program keterampilan
lansia, menghimpun seluruh bakat yang dimiliki oleh para lansia hingga
pada puncaknya digelar lomba lansia ceria baik ditingkat Kecamatan
hingga tingkat Kabupaten Gorontalo.
- Mengantarkan Kabupaten Gorontalo terbaik di tingkat nasional melalui
program desa sehat berbasis dasawisma
- Pendataan dasawisma yang melibatkan seluruh kader PKK telah
memberikan data yang realistis, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan
sebagai sumbangsih yang sangat berarti bagi pemerintah daerah

- merintis pembangunan Rumah pintar menara ilmu, sebagai
- mendirikan Rumah Karawo yang kemudian difungsikan
sebagai sentra kriya dari rumah pintar.

- memberikan honor bagi pendidik PAUD dan guru ngaji yang tidak
terakomodasi sebagai honor
daerah,

-banyak anak asuh yang kembar hingga anak yatim piatu dibiayai dari
dana pribadi.

-menyumbangkan 17unit drumband juga dari hasil keringat sendiri.

- Mengembangkan kombinasi motif kerawang-batik dengan menjalin
kerjasama pengusaha butik di jawa
- Membentuk kelompok pengrajin yang terakomodir di wilayah paling
banyak pengrajin kerrawang

- melalui ”RahmijatiCentre” menjalankan program jambanisasi, dengan
realisasi 4 buah fasilitas MCK tersebar di beberapa kecamatan yang
dibangun khusus dilingkungan warga miskin yang ada di pedalaman, serta
kursus gratis bagi anak-anak miskin

Penghargaan tingkat lokal dan nasional diantaranya
1. Wira kencana bakti dari BKKBN Pusat Tahun 2003
2. Citra Ibu Indonesia 2004
3. Citra Wanita Indonesia
4. Ketua TP. PKK Terbaik
5. Tokoh Gender dari The Presidium Concern Award Tahun 2006
6. Citra Abdi Nusa 2006 dari Yayasan Citra Insani
7. Citra Tokoh Wanita Indonesia 2008
8. Women International Award kategori wanita berprestasi yang pantas jadi panutan oleh sebuah lembaga internasional yang bernama International Human Resources Development Program (IHRDP)tahun 2009
9. Manggala Karya Bakti Husada Arutala oleh menteri kesehatan tahun 2009

Share this article now on :

+ Komentar + 5 Komentar

1 Desember 2009 19.49

websitenya keren n gaul. salam dr Jakarta.

Terimakasih ESTHER SARAYAR atas Komentarnya di PROFIL KETUA TP. PKK KABUPATEN GORONTALO RAHMIJATI JAHJA
21 Februari 2011 11.00

Mantap Kifli..

Teruskan..!!!

Terimakasih Mr Chandra atas Komentarnya di PROFIL KETUA TP. PKK KABUPATEN GORONTALO RAHMIJATI JAHJA
Titin Mustika Sary
18 Mei 2012 02.25

inspiratif,,
senang deh, bacanya..

Terimakasih Titin Mustika Sary atas Komentarnya di PROFIL KETUA TP. PKK KABUPATEN GORONTALO RAHMIJATI JAHJA
24 November 2012 17.02

Salam dari Blogger Bolmong Utara

Terimakasih Jasablogwweb atas Komentarnya di PROFIL KETUA TP. PKK KABUPATEN GORONTALO RAHMIJATI JAHJA
Anonim
14 September 2013 23.56

Mantap...

Terimakasih Anonim atas Komentarnya di PROFIL KETUA TP. PKK KABUPATEN GORONTALO RAHMIJATI JAHJA

Poskan Komentar

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))

Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous anda bebas berkomentar terbuka untuk umum