Selamat Datang di Blog TP. PKK Kabupaten Gorontalo. | About Us | Contact | Register | Sign In

Total Tayangan Laman

INFO PENGUNJUNG

Flag Counter

Daily Horoscopes

18 September, 2014

PKK DUKUNG PROGRAM GEMARIKAN


Dalam rangka mensukseskan program gerakan memasyarakatkan makan ikan (gemarikan) untuk mendukung ketahanan pangan dan gizi nasional. TP PKK Kabupaten Gorontalo pro aktif dan mendukung upaya Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Gorontalo dalam mensosialisasikan program ini.   Hal itu di katakan Sekretaris PKK Kabupaten Gorontalo Zescamelya Uno usai menghadiri sosialisasi program kegiatan yang bertajuk Fish To School  yang dihadiri langsung Ketua PKK Provinsi Gorontalo Idah Syaidah Habibie serta para siswa siswi SD, SMP dan SMA di Kabupaten Gorontalo, rabu (17/09) bertempat di sport center limboto.
 Sekretaris PKK, Zesca mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat dalam rangka mendorong peningkatan konsumsi ikan di Kabupaten Gorontalo. Menurutnya budaya mengonsumsi ikan ini harus ditanamkan sejak dini agar tercipta generasi bangsa yang berkualitas. “Mari kita budayakan memakan ikan, karena ikan merupakan makanan yang mengandung banyak vitamin, protein, dan kandungan lain yang bisa menyehatkan,” ujarnya.
Lebih lanjut Zesca mengatakan di samping sebagai kebutuhan, ikan merupakan lauk yang sangatbagus, serta cara memasaknya pun lebih cepat. Apalagi di Gorontalo termasuk daerah berpenghasilan ikan yang cukup besar  dengan mutu dan kualitas yang baik,
“Sosialisasi hari ini merupakan momen yang sangat penting, karena hal ini menunjukkan kepedulian pemerintah  dan PKK terhadap budaya mengkonsumsi ikan, Diharapkan kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran gizi individu dan kolektif generasi muda dan pelajar serta masyarakat untuk gemar mengkonsumsi ikan dan ini akan mendorong peningkatan konsumsi ikan sehingga tercipta generasi yang berkualitas,” ujar Zesca
“Jika konsumsi ikan di Kabupaten Gorontalo meningkat, maka secara otomatis juga akan meningkatkan kualitas sumberdaya manusia, permintaan ikan akan mengalami peningkatan dan juga akan meningkatkan kesejahteraan para nelayan itu sendiri. Tutupnya


Read More »
Kamis, September 18, 2014 | 0 Komentar

16 September, 2014

Rahmi : PKK JUGA HARUS TERTIB ADMINISTRASI


Ketua TP PKK Kabupaten Gorontalo Rahmiyati Yahya ingin semua PKK di Kecamatan dan desa tertib administrasi. Itu yang dikatakannya ketika melakukan sidak di sekretariat PKK Kecamatan Batudaa belum lama ini. “Kita pahami bersama, tertib administrasi ini akan menunjang keberhasilan pelaksanaan kegiatan PKK sehingga kegiatannya dapat dirasakan masyarakat,” kata Rahmi ketika memeriksa kelengkapan administrasi PKK pada pelaksanaan sidak tersebut. 
Pentingnya tertib administrasi telah dirasakan langsung oleh Ketua TP PKK Rahmiyati Yahya selama ini. Menurutnya, dari penerapan tertib admnistrasi, semua kegiatan PKK dapat terpantau dengan baik. Semua sasaran program dapat tercatat dengan baik. “Sehingga daya guna dan hasil guna Program PKK dapat mencapai target dalam mewujudkan visi PKK,” tambah Rahmi. 
Rahmi menyebutkan sejauh ini, TP PKK di beberapa desa dan kecamatan yang pernah didatanginya memang telah tertib administrasi PKK. Ini menjadi hal yang penting karena setiap kegiatan yang dilaksanakan harus selalu didukung oleh administrasi yang baik di semua elemen organisasi. Mulai dari sekretaris, bendahara, pokja bahkan sampai kelompok PKK RW, RT dan dasa wisma.

Read More »
Selasa, September 16, 2014 | 0 Komentar

15 September, 2014

RAHMI MOTIVASI PEREMPUAN GORONTALO LEWAT RADIO

Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Rahmiyati Yahya yang juga selaku anggota DPD RI sampai saat ini tak pernah merasa lelah untuk memotivasi perempuan di Gorontalo untuk dapat lebih maju dan meningkatkan sdm. Selain lewat acara-acara PKK, istri dari Bupati Gorontalo David Bobihoe Akib ini juga sering memanfaatkan berbagai media untuk menyuarakan ide dan konsepnya dalam rangka memotivasi kaum perempuan di Gorontalo agar bisa lebih maju dan berperan aktif dalam pembangunan. Kemarin minggu (14/09) 
Rahmiyati Yahya kembali menyuarakan motivasi dan harapannya bagi kaum perempuan digorontalo lewat salah stasiun radio swasta ternama di Gorontalo. Dalam dialog interaktif tersebut Rahmi mengatakan kiprah dan karya yang telah dibuat oleh kaum perempuan hingga saat Ini diyakini akan merubah pola pandang dan pola pikir masyarakat terhadap peran perempuan dalam pembangunan. Menurutnya kiprah dan peran perempuan saat ini telah melahirkan karya yang lebih baik, serta mampu berkontribusi sama dengan pria dalam menyukseskan komitmen Millenium Development Goals (MDGs) yaitu mendukung adanya kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. 
Rahmi mengungkapkan bahwa sebagai kaum perempuan kita harus mampu memaksimalkan seluruh potensi yang pada diri kita untuk mampu bebricara banyak dan aktif dalam proses pembangunan di daerah dan negara ini, salah satu caranya adalah banyak membaca buku-buku ilmu pengetahuan, mengikuti workshop dan seminar peningkatan kapasitas, serta mampu mengasah keterampilan dan kreatifitas yang ada pada diri kita.
“kalo perlu kita tak boleh terpaku dan dibelenggu oleh aturan tentang minimal 30% keterlibatan gender dalam pemerintahan, karena saya yakin perempuan mampu dan bisa melebihi 30% dari batas minimal yang ditentukan melihat kondisi kaum perempuan sekarang yang semakin cerdas dan kompetitif dalam dunia pemerintahan, swasta dan profesi karir lainnya” tegas Rahmi.
“Saya yakin dan percaya kaum perempuan di Gorontalo akan mampu berperan aktif dan memajukan pembangunan di Gorontalo dengan sumber daya manusia yang dimiliki saat ini” Ujar mantan guru ini.

Read More »
Senin, September 15, 2014 | 0 Komentar

14 September, 2014

PKK SUKSES GELAR WORKSHOP PUBLIC SEPAKING


Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo sukses menggelar workshop Public speaking yang pelaksanaanya dibuka langsung oleh Bupati Gorontalo David Bobihoe Akib didampingi ketua PKK Rahmiayti Yahya, bertempat di Aula Rumah Dinas Bupati Gorontalo, sabtu (13/09).  
Pelaksanaan workshop hari itu sukses digelar berkat kerjasama antara TP PKK bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Gorontalo. peserta workshop public speaking saat itu mencapai 150 orang perempuan yang berasal dari pengurus PKK desa dan kecamatan, Dharma wanita persatuan setiap SKPD, pengurus persit dan beberapa organisasi wanita lainnya. 
Bupati Gorontalo dalam sambutannya mengaku sangat mendukung workshop public speaking ini. Menurutnya kegiatan ini sangat baik sekali bagi kaum perempuan khususnya para ibu untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan tentang cara berkomunikasi yang baik serta mampu tampil berani didepan publik baik sebagai MC di acara-acara, sebagai narasumber atau pemateri bahkan sebagai seorang atasan dalam sebuah organisasi. David yang juga dipercaya menjadi narasumber pada acara itu, mengatakan dalam kehidupan sehari-hari baik di rumah ditempat kerja dan dalam kehidupan bermasayarakat seorang wanita harus mampu menjaga komunikasinya agar bisa terterima dengan baik oleh anak-anak dan suami dalam rumah tangga, dengan rekan kerja serta orang lain. 
Olehnya workshop hari ini harus diikuti dengan baik dalam rangka peningkatan sdm dalam berkomunikasi dengan baik. apalagi pemateri yang diundang pada workshop ini merupakan pemateri yang sangat berpengalaman serta punya jam terbang yang tinggi baik sebagai mc diacara-acara besar serta sebagai konsultan komunikasi bagi perusahaan-perusahaan besar. 
Sementara itu Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Rahmiyati Yahya menambahkan pelaksanaan workshop yang kami gelar hari ini sebagai wujud nyata program PKK Kabupaten Gorontalo dalam meningkatkan sdm kaum perempuan di Kabupaten Gorontalo khususnya dalam seni berbicara atau berkomunikasi didepan publik dengan etika dan sistimatika berbicara yang baik, berbobot sehingga bisa mengundang simpati dan pengakuan dari audience serta mampu tampil paripurna didepan umum.
“Perempuan harus mampu menjalin komunikasi yang baik dengan diri sendiri, dengan anak dan suami, dengan keluarga, dengan rekan kerja, dengan atasan dan dengan orang lain disekitar kita” Jelas Rahmi. 
Hadir dalam wokrshop tersebut Ketua Persita Kartika Chandra Kirana 713/ST dan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Dewi Usman.

Read More »
Minggu, September 14, 2014 | 0 Komentar

12 September, 2014

RAHMI : GERAKAN HATINYA PKK, TUNJANG EKONOMI KELUARGA

Serangkaian dengan pelaksanaan Government Mobile Jilid III di Kecamatan Batudaa jumat (12/09) kemarin oleh Pemerintah Kabupaten Gorontalo, TP PKK Kabupaten Gorontalo sebagai mitra Pemerintah Daerah turu berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Pada kesempatan itu ketua PKK Kabupaten Gorontalo Rahmiyati Yahya turun langsung untuk melihat keberhasilan PKK Desa Pilobuhuta dalam mengoptimalkan gerakan “hatinya” pkk yaiu Gerakan Halaman, Asri, Teratur, Indah dan Nyaman. 
Gerakan hatinya PKK di Desa Pilobuhuta sangat berhasil, ini bisa dilihat dari beraneka ragam tanaman sayuran dan buah yang tumbuh subur. Bahkan Rahmi diminta oleh pkk desa Pilobuhuta untuk melakukan panen perdana hasil kebun mereka. Ketika memberi arahan, Rahmi mengingatkan agar semua anggota TP PKK dari mulai tngkat kabupaten hingga desa, agar dapat mengoptimalkan gerakan Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman (hatinya) PKK, dengan pemanfaatan pekarangan rumah. Menurutnya memanfaatkan halaman rumah dengan menanami sayuran buah dan sejenisnya ikut mendukung program pemerintah tentang ketahanan pangan. 
“Apalagi TP PKK mempunyai jaringan sampai ke tingkat dasa wisma, jika semua rumah bisa melaksanakan Hatinya PKK otomatis akan tercapai dalam ikut mewujudkan kedaulatan pangan dan sekaligus kelestarian lingkungan serta dapat meningkatkan pendapatan keluarga lewat hasil penjualan sayur-sayuran dan buah” Ujar Rahmi. 
Ia menyebutkan kalau pekarangannya indah dan asri serta bersih maka tercermin bahwa penghuninya juga memiliki jiwa yang sehat, ”. Selain itu halaman pekarangan juga bisa dimanfaatkan untuk menambah pendapatan keluarga agar lebih sejahtera. Pemanfaatan lahan pekarangan baik di halaman rumah depan, di belakang, di samping harus berfungsi untuk diri sendiri terlebih dahulu baru nantinya berfungsi untuk orang lain. Ada beberapa tanaman yang harus ditanam di halaman rumah dan hasilnya dapat digunakan sehari-hari seperti cabe, tomat, terong, seledri, bawang dan tanaman penunjang lainya untuk dimakan sehari-hari serta bisa menghasilkan uang jika dijual.

Read More »
Jumat, September 12, 2014 | 0 Komentar

08 September, 2014

POLISI CILIK ANGKATAN II BAKAL DIGELAR

Ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo Rahmiyati Jahja kembali akan menggelar lomba polisi cilik angkatan ke dua. Hal ini terungkap dalam penjelasan sekretaris PKK Zescamelya Uno saat dikonfirmasi mengenai kegiatan TP. PKK Kabupaten Gorontalo di sekretariat PKK Kabupaten Gorontalo Senin 08/09 Kemarin 
“Dalam rangka memperingati Hari anak nasional tahun 2014 ini Ketua PKK Rahmiyati Jahja kembali akan menggelar lomba polisi cilik angkatan kedua, yang puncaknya akan dilaksanakan pada peringatan HUT Kabupaten Gorontalo 26 November 2014 mendatang”Tukas Zesca 
Zesca menjelaskan bahwa sudah menjadi komitmen dari Ketua PKK Rahmiyati untuk terus melanjutkan progam polisi cilik dimana menurutnya agenda yang baru pertama kami dilaksanakan di provinsi unik ini memiliki cara unik untuk mendidik anak. 
 “Membangun karakater, membentuk pribadi yang disiplin pada anak-anak, tidak mudah, sehingga perlu cara-cara tersendiri agar bisa menerapkannya pada kehidupannya sehari-hari dan salah satu caranya melalui Lomba polisi cilik”Tukas Zesca 
Diuraikan pula bahwa selain bersifat mendidik juga memberikan citra tersendiri bagi polisi dimana sebagian orang tua masih menampakan bahwa polisi sebagai sosok yang menakutkan, maka melalui lomba ini diharapkan anak lebih mengetahui tugas dan fungsi kepolisian dan menjadikan meraka sebagai contoh anak yang berkarakter disiplin dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas baik dilingkungan kelaurga dan sekolahnya

Read More »
Senin, September 08, 2014 | 0 Komentar

05 September, 2014

Rahmi: DPD RI Putuskan RUU APBN 2015

JAKARTA – Tugas dan kewenangan DPD RI diatur dalam UU Nomor 27 Tahun 2009 tentang MPR, DPD, DPR, dan DPRD (MD3). Sebagaimana dikutip pada pasal 224 ayat 1 (d) yang berbunyi DPD RI mempunyai tugas dan kewenangan untuk memberikan pertimbangan kepada DPR atas rancangan undang-undang tentang APBN dan rancangan undang-undang yang berkaitan dengan pajak, pendidikan, dan agama. Terkait hal tersebut DPD RI memiliki alat kelengkapan yaitu Komite IV yang memiliki ruang lingkup tugas pada rancangan undang-undang (RUU) yang berkaitan dengan APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara).
“Selasa (02/9/2014) lalu Komite IV DPD RI menyampaikan Rancangan Keputusan Komite IV DPD RI atas dua (2) hal, yaitu: 1. Pertimbangan DPD RI terhadap RUU tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2013; 2. Pertimbangan DPD RI terhadap RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2015. Penyampaian rancangan keputusan tersebut secara langsung diungkapkan Ketua Komite IV DPD RI Zulbahri (Anggota DPD RI Provinsi Kepulauan Riau) pada Sidang Paripurna ke-17 DPD RI”, kata Rahmiyati, di Jakarta. 
Rahmiyati mengungkapkan bahwa dalam penyampaian laporan tersebut Komite IV DPD RI menyampaikan apresiasi atas RUU tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN 2013 serta pengelolaan transfer ke daerah yang sudah semakin baik. “DPD RI menerima RUU tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN 2013 untuk dibahas lebih lanjut menjadi undang-undang. Namun demikian ada beberapa hal yang perlu menjadi catatan bagi pemerintah, antara lain adanya target waktu yang jelas untuk mengalihkan dana dekonsentrasi menjadi dana alokasi khusus. Selain itu perlu diperhatikan amanat undang-undang mengenai besaran transfer dana alokasi umum ke daerah adalah sekurang-kurangnya 26 persen dari pendapatan netto agar pelaksanaan desentralisasi fiskal dapat berjalan baik,” ujar Rahmiyati. 
Lebih lanjut Rahmiyati menyampaikan bahwa Komite IV DPD RI juga menekankan beberapa hal yang perlu menjadi catatan yaitu adanya sinkronisasi penyaluran langsung alokasi dana bagi hasil (DBH), transfer DBH dilakukan secara transparan dan tepat waktu, serta mencari solusi yang tepat, efisien, efektif dan akuntabel dalam penyaluran dana subsidi. Selain itu, terkait sistem penganggaran berbasis wilayah, karena masing-masing daerah memiliki karakteristik berbeda sehingga perlu disesuaikan dengan kebutuhan daerahnya. Mengenai RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2015, terkait dengan keperluan anggaran desa yang mendesak, DPD RI mengusulkan kebutuhan anggaran desa sebesar Rp 53 Triliyun agar diambil dari penghematan anggaran kementerian/lembaga bukan diambil dari belanja subsidi. DPD RI mencatat jumlah bahwa jumlah desa mencapai sekitar 73.000, termasuk desa dan kelurahan. Dengan memperkirakan alokasi dana setiap desa per tahun sebesar Rp 800 juta – Rp 1,4 Milyar, pada tahun 2015 diperlukan anggaran sekitar Rp 69,1 Triliyun. Sementara pemerintah melalui RAPBN Tahun 2015 baru menyediakan anggaran Rp 9,1 triliyun yang jauh dari memadai.“Dalam upaya memenuhi kebutuhan anggaran dana desa yang ideal pada tahun 2015, DPD RI mengusulkan realokasi dana subsidi energi dan dana kementerian/lembaga sebesar Tp 60 triliyun untuk dialihkan menjadi dana desa”, jelas Rahmiyati. 
“Pertimbangan dan rekomendasi DPD ini dibuat dalam rangka mengoptimalkan pengelolaan anggaran Negara tahun 2015, baik dari sisi kebijakan ekonomi makro maupun kebijakan fiskal yang terkait dengan penerimaan negara, belanja Negara, dan pembiayaan untuk mewujudkan tujuan dan sasaran pembangunan nasional, yaitu meningkatkan kesejahteraan rakyat, meningkatkan pemerataan, serta mendorong percepatan pembangunan daerah”, ujar Rahmiyati diakhir wawancara.

Read More »
Jumat, September 05, 2014 | 0 Komentar